14/02/2005 19:37 Made Wiryana [EMAIL PROTECTED]: > Plus ditambah banyaknya peran dukun dukun penangkal hujan yang membuyarkan > kepercayaan orang terhadap ramalan BMG
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=156939 Dan, yang tidak diketahui oleh media adalah, untuk pesta itu diperlukan juga pawang hujan. Rupanya di Prancis, atau Inggris, tidak ada pawang hujan. Maka didatangkanlah pawang dari Indonesia. Tepatnya dari Lamongan. Mengapa dari Indonesia? Dan bukan dari India? Rupanya Mittal terkesan sekali ketika untuk pertama kalinya mendirikan pabrik baja di Surabaya. Waktu itu, kalau tidak salah, yang meresmikan adalah Menteri Perindustrian AR Suhud. Waktunya lagi musim hujan. Tapi, atas saran stafnya yang dari Indonesia, dipakailah jasa pawang hujan dari Pasuruan. Hasilnya memuaskan Mittal. Maka, untuk pesta perkawinan putrinya di Paris ini harus didatangkan pawang yang lebih hebat. Ditemukanlah pawang dari Lamongan. Maka, diterbangkanlah pawang hujan ke sana. Hari pertama sampai pesta hari keempat, hujan benar-benar tidak turun. Namun, pada hari keenam, saat pesta mencapai puncaknya, hujan turun dengan derasnya! -- Terima Kasih
