waktu itu, Wed, Apr 13, 2005 at 12:07:25AM -0700, CEU_KOKOM menulis:
> Minta sharing pengalaman dr tmn2 yg udh ngejalanin
> bisnis IT ini. Apa yg utama & harus gmn supaya tetep
> survive. Sya jg butuh biografi (dlm bentuk buku, website atau dokumen)
> ttg software house Indonesia yg mampu tumbuh & bertahan dengan tanpa
> modal (benar2 dirintis dari kecil).

IMHO,
Modal itu mutlak, kecuali salah satu diantara foundernya ahli accounting, dan 
mau mengurus cash flow-nya, mungkin bisa bertahan. Bentuk software house 
menurut saya ada dua besar:

- Palugada (apa lu mau gua ada), jadi ngerjain bermacam-macam project sesuai 
permintaan. Bentuk ini sulit berkembang. Masalah terbesar biasanya project yang 
ngaret, requirement yang berubah-ubah dll (masalah klasik). Ini berimbas pada 
pengaturan keuangan yang kelabakan ngikutin developmentnya. Disamping itu 
karena nggak fokus, nggak akan bisa awet.

- Pengembangan produk secara vertikal. Misal Anda punya sofware accounting, 
maka hidup mati Anda ngerjain cuma accounting doang. Setiap hari diperbaiki dan 
diperkaya featurenya. Ini kemungkinan berhasil lebih besar. Masalahnya untuk 
overhead sehari-hari Anda harus punya. Dan jika mengganggu fokus, Anda harus 
bisa menolak proyek yang nggak ada hubungannya.

Tentang koneksi, suap menyuap dan bagi bagi, mungkin itu penting. Tapi menurut 
orang yang pernah berbisnis IT dan survive, yang pernah saya mintain sarannya, 
itu bukan jaminan. Ada masanya kekenyangan, tapi sering paceklik dan akhirnya 
tutup.

-- 
fade2bl.ac -- yang lagi berusaha survive :)

Kirim email ke