CronOS wrote:
On 5/26/05, sn00bborn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saya rasa saya senang juga kalo bisa jawab post orang dengan rtfm,
hick (my dark side voices).
OP, maaf ya.


ini kok setiap nulis e-mail minta maaf melulu. nggak perlu ah.


Yap saran yang bagus, saya terima dan akan saya coba terapkan, *let's see the effect* .
Maklum habis 'trauma' dan bekas didikan feodal, mesti nunduk^2.
Masing-masing milis (baca:orang) punya gaya sendiri^2 itu yang masih harus banyak saya pelajari, kalau pake gaya para poster comp.os.linux.advocacy wah bahaya saya.

yang membuat saya menjawab pertanyaan dengan 'silahkan di google dulu'
atau sebangsanya adalah karena biasanya saat membaca pertanyaan dan
siap menjawab, untuk memastikan jawabannya saya sendiri otomatis cek
dengan melakukan search di google. nah, lama2 saat melakukan search
ini jadi sadar, lho.. kalau saya aja musti cek dulu ke google tentunya
penanya juga bisa melakukan hal yang sama kan?

makanya biasanya saya kasih jawaban semacam 'coba search di google
dengan keyword anu dan anu'. demikian juga seandainya saya yang nanya,
seringkali yang saya tanya bukannya langsung solusi dari masalah, tapi
lebih ke arah "saya bingung tentang anu, kira2 keyword google-nya apa
ya? sudah dicoba dengan x, y dan z tapi kok tidak ketemu".


setuju sekali, ESR juga nulisnya khan gitu. link^2 pada post saya isinya juga begicuu.


Kirim email ke