On Tue, May 31, 2005 at 09:31:16PM +0900, baskara wrote: > On 5/31/05, Affan Basalamah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya sedikit sekali tahu Linux, tapi kalau untuk FreeBSD, beberapa > > kerumitan ini (setidaknya dalam menginstall, mengupgrade/downgrade dan > > menghapus aplikasi server) sudah dapat dikurangi dengan menggunakan > > Ports Collection serta aplikasi Portupgrade, dan dibantu dengan sebuah > > server CVSup dan Mirror FreeBSD (ini kayaknya yang susah dicari di > > Indonesia, apalagi berkaitan dengan bandwidth). > > Sistem port dan cvsup memang sangat nyaman (bahkan di Mac OS X saya > masih memakainya melalui DarwinPorts), tetapi membutuhkan koneksi > Internet. Untuk yang mempunyai koneksi permanen atau leased line tentu > tidak banyak masalah. Yang pakai dial-up, gak tega bayar pulsa > teleponnya. :-)
Amin. Di Linux, ada portage yg dipake di Gentoo Linux. Konsepnya mirip kayaknya (saya sendiri belum pernah pake freebsd maupun ports, jadi dr denger2/baca2 aja). Untuk saya pribadi, buat desktop saya memilih Gentoo karena portagenya ini, enak kalo udah biasa. Kalo gak memungkinkan untuk pake Gentoo, pilihan kedua baru Ubuntu/Debian. Mirror Gentoo sources dan portage-tree di Indonesia ada di komo.vlsm.org dan (nantinya) kambing.vlsm.org. (Tapi rsync access masih terbatas kayaknya.) Terima kasih kepada Pak Rahmat M. Samik-Ibrahim dan Pak Poltak Lumbanbulus. Ronny
pgprtXeVJ2h2p.pgp
Description: PGP signature
