On Sat, 2005-07-16 at 07:49 +0000, Affan Basalamah wrote: > > Saya pribadi sih sebenarnya lebih suka advocating Mac OS X client & > server untuk sebuah organisasi berisi beberapa puluh orang.
Sik sik pak, tuh ada beberapa artikel yang melakukan standard server apps test di atas Mac OS X, kalo gak salah Apache dan MySQL (atau Postgress yah lupa), dan ternyata Mac OS X berantakan habis skor-nya karena kebanyakan IPC, sebabnya ya karena inherent design dari kernel awalnya. Kalo untuk Desktop, no problemo. > Kalau solusi Linux/BSD, itu lebih cocok untuk solusi fire and forget, fire and forget, tapi missilenya gak kena sasaran, hehehe, just kidding. Lebih tepatnya saya pikir Solusi Linux/BDS itu customisable, jadi enak buat disusun atau dipreteli untuk suatu target tertentu. > sekali diinstall, ditinggal tidur juga nggak apa-apa, dengan catatan, > organisasi tadi harus memelihara admin standby yang betul-betul > mengerti. Kalau ditinggal sendirian ya nggak bisa, takutnya ada partisi > yang penuh, sistem ngehang, usernya nggak bisa apa-apa. Eh sebetulnya kalo pakai solusi Linux/BSD hal hal tersebut di atas bisa dicegah lho : 1. pasang watchdog timer, kalo hang, otomatis reboot 2. kalo lebih pinter lagi, setup failover cluster 3. partition separation. /, /usr, /var, /opt, /home, /var. /usr bisa dimount ro, / dimount nosuid, /home dan /var ditaruh di atas LVM sehinnga bisa di-grow secara online. 4. user kalo rese bisa dipasangi quota
