Assalamu 'alaikum wr.wb. Saya jadi tertarik untuk memberikan komentar,
Di ITB juga sempat ada pertentangan antara orang2 yang membela opensource dengan orang2 yang memilih campus agreement ini. Tapi jadinya sekarang sih udah gak ada pertentangan kayak gitu. Teknologi Microsoft tetap kita pakai, tapi orang2 yang mau makai opensource di ITB juga gak pusing-pusing amat. Server2 infrastruktur utama di ITB juga hampir semuanya pakai FreeBSD atau Linux, kecuali ada sebiji dua biji box Microsoft, salah satunya dijadikan Windows Update Services dan Thin Client server. Kalau di departemen-departemen juga macem2 isinya, suka-suka departemennya yang mengelola. Saya pikir nggak usah terlalu dipertentangkan, dijadikan wacana dsb. Yang penting mana yang bisa dijadikan solusi yang bisa menyelesaikan masalah. Kita fair aja lah, kadang-kadang ada suatu waktu dimana solusi Microsoft lebih baik daripada opensource, dan kadang-kadang ada juga sebaliknya. Wassalamu 'alaikum wr.wb. -affan
