On 9/9/05, risiyanto budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pakcik wrote:
> > Buatku yg menganggap Java adalah kumpulan best practices untuk OOP,
> > mereka itu satu level. Tapi mungkin ada orang yg mengganggap itu
> > benar2 beda.  Apakah misalnya karna di Java itu managed code (ada
> > garbage collection), mereka jadi beda level? Mungkin ada yg
> > beranggapan begitu. Atau alasan2 lain.  Ini wacana menarik.
> >
> > Ini ada bacaan untuk functional style.
> > http://www.stanford.edu/class/cs242/readings/backus.pdf
> > kalau Java dgn C++ itu beda level, you may call this super high level
> > language.  Di situ di jelaskan masalah von neumann model. Ciri von
> > neumann model itu adalah salah satunya berpikir kalau ada
> > storage.misalnya  a = 10.  assignment itu adalah cirinya.  di
> > functional style, jangan pernah berpikir ada storage, karna storage
> > adalah sumber segala masalah.  untuk case ini (menghilangkan storage
> > dari kepala tiap programmer), harus aku akui ini beda level.
> >
> 
> Ini sudah gak ada bantahan lagi dari java side? :-D
> 
> btw,
> biar lebih afdol, gimana kalau pakcik memberi contoh real, jadi bukan
> menggunakan otomotif (mobil, motor, truk, ferary, dst) contoh kasus yang
> bisa diselesaikan dengan efektif di c++ tapi jadi repot di java.
> Kalau bisa dengan kode nya sekalian :-D

Berdiskusi itu kan bukanlah seni untuk berbantahan sampai akhir hayat :-p
Ada saatnya hal yg di diskusikan dirasa tidak terlalu penting lagi.
Atau bisa jg simply karena semangat berdiskusi tiba-tiba sudah
melayang :-D

Nah, kalau saya lain lg. Kadang kala buat saya mana yg benar dan mana
yg salah dalam diskusi tidak penting, karena mereka bisa jadi
sama-sama benar dalam satu saat dan sama-sama salah dalam saat lainnya
;-)

rgds,
Rudi Har

Kirim email ke