On Sun, Sep 18, 2005 at 03:25:28AM -0700, Patriawan, Carlos wrote:
> bisa kayak begini,terus bayangkan jumlah permutasi nama yang
> memungkinkan untuk kemudian dihandle semua root server.Sistem
> hirarchical DNS jadi gak terlalu scale dong.

nanti ditegur lagi karena top posting lho hi..hi..

secara teknis sih bisa. seperti .biz .info .tv yang 'baru' itu,
orang kan bisa juga bikin .carlos .patriawan.

soal scale/tidak dikaitkan dengan sistim hirarchical dns, nampaknya
tidak jadi soal. sistem hirarchical diterapkan untuk mempercepat
query (contohnya in-bailiwick, gluelessness related issues) ->
caching nameserver, bukan berkaitan dengan jumlah total data per se...

bbrp implementasi resolver disisi client (stub resolver) untuk
'guessing' otomatis menambahkan .com, makanya ada yang membeli domain
org.com terus di-wildcard depannya :-) soalnya bbrp implementasi tsb.
tidak 'peduli' jawaban tidak diterima karena error transmisi
(NO_RECOVERY, NO_DATA, TRY_AGAIN) atau memang tidak ada
(HOST_NOT_FOUND), jadinya kalau misalnya carlos.org exist, tapi browser
query host carlos.org timeout, maka dia coba carlos.org.com :-)

bbrp implementasi server, yang saya tahu mta, juga menggunakan
asumsi bahwa [EMAIL PROTECTED] merupakan non-fqdn, tapi
[EMAIL PROTECTED] itu fqdn, lucu ya, cuman ngecek ada dot atau
tidak he..he..

mungkin, karena alasan-alasan di atas (dan alasan-alasan lain
seperti harga dll), jadinya model tsb. tidak laku.

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

Kirim email ke