> Tapi sayangnya pengalaman dari setiap org yg punya NPWP yg aku temui,
> mrk suka diperas sama org pajak.. Ini lucu, mereka bayar pajak, tapi
> mereka juga yg diperas. Pernah ada yg bilang, kalau pemegang NPWP
> adalah peternakannya Dirjen Pajak, Dirjen Pajak malah "merampok" di
> pertenakan sendiri.. :))

Saya punya OM kerja di Dirjen pajak, waktu saya konsultasi dengan
beliau dan berusaha menjadi Warga negara yang baik untuk membayar
pajak, om saya bilang gini,  ngga usah lah membuat hidup kamu sulit,
dengan punya NPWP itu seakan menggali lubang kuburmu sendiri; kemana
kau pergi kan kucari dan kuperas habis,  kalau di peras habis dan
duitnya di gunakan untuk kemakmuran rakyat  ngga apa2 tapi karena
orang pajak banyak akal NPWP ini digunakan untuk akal-akalan mencari
keuntungan pribadi.

Kawan saya di Malaysia lebih bagus; karena dia bisa memilih pajaknya
dia di alihkan sebagai zakat,  jadi dia alokasikan pajaknya  ke badan
zakat, sampai orang dari badan zakat  malaysia bingung mencari orang
miskin disana,  nah akhirnya banyak deh TKI yang dapat zakat dari uang
pajak.

saya pernah nanya tahun lalu, kalau di indonesia ngga bisa gitu, kalau
kita bayar zakat ini ngga bisa di alihkan  sebagai pengurang pajak,
jadi kalau di indonesia dobel


> Gara2 hal2 buruk seperti itu, ada teman2 yg mengakali SPT agar tidak
> bayar pajak tiap tahun, padahal pendapatan mereka dari mroyek itu
> cukup besar.. :p

yaa begitulah, kenyataannya

regards

adjie

Kirim email ke