se"!) ;) > > > > Boleh saja sih tempat "hosting" di Indonesia, tinggal pertanyaan: > > bagaimana kesiapan penyedia "hosting" menghadapi konsumen *bangsa > > sendiri* apalagi dengan embel-embel motivasi semi-nasionalis seperti > > itu? > > > Setuju mas amal, setelah baca sampe selesai artikel Salon yg saya kutip di > email sebelumnya, ada informasi menarik dengan yang namanya Community > Internet di US sana. > > Rupaya usaha untuk membuat koneksi broadband ala kebutuhan dasar lainnya, > air, listrik dan karenanya disediakan oleh pengurus daerah [municipality], > ditentang oleh, jreng jreng big telcos dong sebagai pemonopoli infrastruktur > dengan berbagai usaha legal dan lobby.
Kemaren2 ini sudah pernah dibahas,refer ke proyek UTOPIA di Utah yg ada di arsip milis ini. Makanya kemudian gara2 koneksi broadband yg ditentang lokal telko,muncul peraturan USDA. > > Nah di Indonesia memang regulasi kurang, tapi ini bisa jadi kelebihan dan > kekurangan. Ada temen saya yang buka usaha WiFi untuk daerah khusus doang, > dalam hal ini Cigadung Bandung, yang merupakan daerah perumahan. Bukannya itu yang dilakukan oom Onno Purbo cs melalui indoWLI ? rtrw net istilahnya. Carlos > > Mungkin kalo mulai bangun mesh network di daerah yang kecil dulu aja, > lama-lama bisa ngeblanket seluruh kota. :) > > > > --enda > Visit my blog. Click here > http://enda.goblogmedia.com
