> Justru itu point saya. Mengencingi silicon valley toh bukan solusi buat > India (j/k). Kita lihat itu. India akan menjadi seperti cina kalau > pengembangan teknologi untuk mensuplai kebutuhan dalam negeri. Coba deh > bayangkan, kalau kebutuhan IT di Indonesia, Cina, India bisa dipenuhi > dari dalam negeri sendiri. Siapa sih yang terkencing-kencing? Bisa-bisa > BMW di jerman bisa jadi bonus beli kartu perdana he..he.. >
It would not happen in 20 years.Manufactur,outsourcing,engineering jobs bisa saja dilakukan di India dan China.Akan tetapi the early invention dan invention akan tetap datang dari US a.k.a Silicon Valley. Ini bukan pendapat pribadi,tapi opini semua hi-tech people termasuk CEO Infosys. Jadi gak ada perlu kencing2an karena kencing itu bau :) Salah satu point yang ingin saya sampaikan dan seperti katanya Pak Budi, *sudah gak jamanya* lagi sekarang kalau ada orang IT jobless atau tidak berkembang.Gua melihat semua persh2 IT itu expand dan hiring besar2an sampai semut juga mungkin ditraining supaya jadi software engineer ....meanwhile we're still crying in the dark talking about scapegoat,C'Moon! Tentunya ini tidak menyembuhkan masalah Indonesia,but there should be ZERO IT unemployment,good IT Salary. Atau kalau mau lebih extreme bikin program: " Didik semua buruh untuk jadi software developer dan export ke India atau China" :) :) Carlos
