On 10/25/05, adi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> di situ diomongkan kalau sebaiknya
> perguruan tinggi itu berlagak seperti preman parkir, punya wilayah
> kekuasaan gitu. jadi UI sebaiknya tidak membuka ruang kuliah di yogya,
> karena sudah diluar wilayah kekuasaan.
...

saya bukan oran UI, tapi mau komentar sedikit berdasarkan
pengalaman saya.

saya cerita di sisi lain. saya pernah "dikuliahi" oleh
orang di daerah karena kenapa ITB tidak mau membantu
mereka. (maksudnya dengan membuka perguruan tinggi di
sana.) waktu itu saya sih bilang kan sudah ada perguruan
tinggi lokal. namun ternyata kualitasnya sangat jauh :(

untuk mengirimkan orang2 ke bandung, biaya bagi mereka
sangat mahal dan orang2 mereka dibutuhkan di bandung.
jadi mereka mengharapkan adanya cabang ITB di sana.

pengalaman saya, membuka cabang di tempat lain adalah
sangat susah. :( capek. and not worth it.
jadi membuka cabang, bagi saya itu kurang manfaat
bagi saya pribadi. :) itu hanya misi sosial saja.


-- budi

Kirim email ke