> Komunitas bisa "dipancing" juga dengan eksistensi perusahaan besar
> (tentu saja, cara membangun komunitas dengan membuat forum tidak
> salah, tetap harus dikerjakan dan tidak eksklusif dengan pancingan
> ini). Bayangkan bila seorang mahasiswa hidup di lingkungan yang penuh
> proyek sana-sini, dan kebetulan proyek itu misalnya menggunakan
> development tool X dengan bahasa pemrograman Z. Sulit bagi dia untuk
> memaksa dirinya misalnya tetapi mendalami C/C++ (ini contoh, bisa
> diganti your-favorite-language), bukan karena alasan yang aneh-aneh,
> tetapi karena kesempatan untuk ikut mengerjakan proyek itu bisa sangat
> menggiurkan.

Itulah kenapa saya sedikit alergi dengan tema
"perushaan kecil,perushaan kecil"........."perushaan kecil yang bikin
software accounting",padahal dari  sisi long-term view,jauh lebih bagus
kalau kita spend 10-15 tahun pertama kita di persh inovatif R&D dan
mengerjakan innovation project yang large-scale.

Banyak hal yang bisa dipelajari secara tidak langsung dari persh
inovatif gede tersebut seperti yang diutarakan di email Pak Budi yang
endingnya "Saya Karbitan....Halo,Sepakat ?" itu,misalnya tahu bagaimana
software architecture di large scale environment,software
discipline,project management,komponen dan tools2 yang dipakai dalam
coding  [ ayo...sudah ada yang pakai coverity belum ?] dan third-party
tools untuk data-modelling kondisi user environment sebelum produk
dilempar kepasar.

Lha kalau di perusahaan kecil,memang ini tidak bisa dibuat.

Kalau berminat dan industrinya tidak ada atau belum ada,ya Bersatulah
untuk meng-EXPORTKAN diri ke luar dan jadi bagian dari persh inovatif
nomor satu.Ikuti jejak uncle Vinod Khosla yang keluar dari India tahun
1980an.


Carlos

Kirim email ke