Pada tanggal 11/22/05, Arie Reynaldi Z <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> Memang sih untuk di webmail, tapi saya pakai Microsoft Outlook 2003
> *license :-) *- juga seperti ini, arrange by conversation. Sayang di
> kmail belum bisa.. ( OOT )

Ah masa? Software email client itu mengurutkan thread sesuai informasi
header In-Reply-To: dari header ini MUA bisa mengurutkan siapa mereply
siapa. Rasanya aneh jika developer mail client apalagi dari komunitas
OSS mengabaikan hal tersebut.

Banyak orang salah mengartikan thread dilihat dari subyek, sama
seperti Gmail membuat konsep conversation hanya dilihat dari subyek,
subyek diganti --dalam mode reply, bukan new compose email-- jadi
thread baru padahal jika diurut secara teknis tetap satu thread.

Kekacauan tersebut terjadi karena kemalasan, kemalasan membuat new
email melalui tombol compose.

Dalam sebuah thread secara teknikal memang bisa terjadi off topic dan
saya pikir itu sesuatu yang wajar selama konteks masih bisa dijaga
atau tidak berlebihan, sebab itu hanya masalah persepsi, bukan hal
teknis, dan bisa digunakan sebagai refreshing sejenak di dalam sebuah
diskusi.

 Header email adalah metadata, memang ada (banyak) yang tak peduli
soal itu, mungkin saya termasuk orang yang freak terhadap metadata,
salah satu contohnya adalah geregetan jika ada file mp3 tidak ada
id3tag-nya.

Soal top-posting itu hanya kebiasaan, kita membiasakan suatu perilaku
yang diyakini benar, hingga akhirnya perilaku itu menjadi identitas
kita, dan kita menjadi asing ketika perilaku itu dihilangkan, atau
dipaksa dihilangkan atas nama kenyamanan yang disuguhkan Gmail. Memang
nyaman membalas email langsung mengetik di posisi kursor yang sudah
disediakan, lalu kirim tanpa perlu melihat di bawah tulisan kita
adalah sampah digital dalam sebuah mailing list.


--
all that we can do is just survive
all that we can do to help ourself is stay alive

Kirim email ke