On Thu, Dec 22, 2005 at 07:11:12AM -0000, Muhamad Carlos Patriawan wrote: > > > GPL memang tidak dipakai untuk berbisnis dengan bisnis model sekarang. > > Kalau open source, masih mungkin, bahkan bisa jadi trend. Menurut penuturan > > Stallman yang saya dengar di Debconf II di Depok beberapa waktu lalu, model > > bisnis Free Software adalah banyak perusahaan akan meminta Vendor aplikasi > > untuk melakukan 'customization'. Misalnya company Arie pengen implementasi > > CUPS yang spesifik, dia bayar ASP (application service provider) yang mau > > melakukan 'customization' tersebut. > Setelah selesai, hasilnya juga akan > > dirilis menjadi GPL, tapi pekerjaan customization > > 1. Dari sisi bisnis,apa perbedaan model 'customization' diatas dengan > software consulting model yang biasanya dilakukan consulting firm > (infosys,wipro contohnya) ?
Sangat berbeda secara prinsip. Aplikasi yang di'customize' harus GPL dan hasilnya harus dirilis ke publik dalam GPL. Konsekuensinya sangat berbeda. Secara bisnis, ini membentuk free competition, barrier entry kecil, dan ketergantungan terhadap vendor tertentu hampir tidak ada. Tidak akan ada pemimpin pasar yang dominan. Makanya GPL nggak cocok dengan model bisnis sekarang. > > 2. Ada contoh persh-nya ? pointers ? > Zope. Rata-rata perusahaan yang membuat CMS berlisensi GPL. Kebanyakan adalah foundation, tapi merupakan kepanjangan tangan dari vendor tertentu. Tapi baru seputaran itu? Yang disampaikan Stallman adalah wacana. Itu ideal world, ekosistem yang dibutuhkan agar GPL dapat tumbuh dan berkembang. Tentu saja banyak PR-nya, dua hal yang kepikiran: - Patent dan segenap closed standard harus dihapuskan. Dalam Free Software Movement, Patent adalah root of all evils. - Copyright/hak salin, harus didefinisikan ulang. Sudah ada copyleft sebagai usaha ke arah ini. Dan yang paling berat adalah mensosialisasikan paradigma bagi vendor software/hardware bahwa dalam sebuah software tidak boleh ada batasan bagi penggunanya. > > > IMO jelas sekali strategi untuk bertahan. Kalau ini kasuistis. Sun dengan open office-nya untuk menggoyang pemimpin pasar. Novel dengan membeli SuSE adalah strategi bertahan. Sekali lagi, analisa amatiran :-) -- fade2blac
