--- Made Wiryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> On 1/4/06, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > On 1/4/06, Rahmat M Samik-Ibrahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > ...
> > > Lebih menyedihkan, "berpikir kritis"
> > > dianggap sebuah keanehan. Sulit sekali membangun
> > > suasana diskusi "yang meriah" di dalam sebuah kelas.
> > ...
> >
> > Tanya ke pak Samik: "Apakah mahasiswa berani bertanya
> > di kelas bapak?" ;-)
> > Saya bingung karena untuk memancing pertanyaan saja
> > membutuhkan usaha yang keras.
> > Apalagi membangun diskusi :(
> >
> 
> Ditembak saja mahasiswa buat bertanya :-) (nyontek trick pak Gatot HP he he
> he)
> 
> IMW

Betul, mesti "dipaksa", "dicekokin", "dibiasain" :)

Bikin "role-playing game" untuk suatu masalah, misalnya simulasi rapat project 
dimana mahasiswa
dikasih peran jadi pemilik perusahaan, konsultan, pegawai, dsb. Kasih topik 
yang bisa memancing
debat.

Bikin kerja kelompok untuk membuat suatu makalah, "suruh" presentasi di depan 
kelas, lalu suruh
kelompok lainnya "membantai". Kedua kelompok dinilai berdasarkan kemampuan 
"bertahan" dan
"membantai" nya :) 

Kalau muridnya gak terlalu banyak, suruh bikin makalah, "paksa" maju ke depan 
kelas untuk
presentasi satu-per-satu.

Kasih topik2 yang menarik, misalnya:
- Kalau kamu jadi CEO Microsoft, apa yang bakalan kamu lakukan untuk menghadapi 
gerakan open
source :P
- Kalau kamu dikasih duit 1 miliar, perusahaan IT seperti apa yang bakalan kamu 
bikin ?

dst. dst.

Yang jelas, "jangan kasihan" dengan mahasiswa/i yang malas dan pasif! "Hajar!" 
biar mereka tahu
bahwa tabiat itu adalah tidak baik. Selama ini mungkin mereka cuek aja karena 
"toh berlaku begitu
tidak akan kenapa-kenapa :P". 


                
__________________________________________ 
Yahoo! DSL – Something to write home about. 
Just $16.99/mo. or less. 
dsl.yahoo.com 

Kirim email ke