ketinggalan :) > tukang panci, dibuat jadi industri yang modern ? Disini pabrik buat > bikin ember udah modern. Yang bikin kacang (garudafood) malah buka > bisa buka pabrik di china. Kelebihan mereka, padat karya. Mungkin itu > yang dibutuhin, bukan software developer yang cuma isinya 10-50 orang, > bisa pada kaya, tapi penduduk lain miskin. :)
10-50 orang ? :) Wah,saya justru melihat,buanyaak bangeet anak2 Indonesia *saat ini* yang sangat bersemangat belajar dan bekerja di sektor networking,jumlahnya mungkin Ribuan sekarang.Sudah banyak yang bergelar expert dari sisi vendor. Dan saya lihat,mereka punya kapabilitas untuk menjadi World-Class Technical Support dan System Engineering. Mungkin yang kita bisa bikin lebih tepatnya: Industri Technical Support dan Consulting/Service/outsourcing (sambil melirik Pak Hutapea). Btw,jangan diketawain lho,sebenarnya Pakistan punya SDM Networking yang sangat kuat dalam bidang support dan konsultan.sektor hitek kan tidak melulu berisi software developer :) Carlos
