----- Original Message ----- 
From: "muhamad carlos patriawan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "teknologia" <[email protected]>
Sent: Tuesday, January 17, 2006 11:12 PM
Subject: [teknologia] Re: Teknologi dan perspektif (Re: Why I should work
for Google)


> Maaf Pak Made, tapi sebaiknya ndak "asal" berikan alasan saja.
>
> Half of My family masih jadi nelayan miskin di pedalaman sumatra yang
> pendapatanya hanya 1000 perak sehari.
>
> Jumlah ikan juga makin menipis tiap hari.
> Belum lagi polusi dst.

==> dan juga isu formalin yah telah merugikan omset milyaran para nelayan
(http://radartegal.com/index.php?option=content&task=view&id=8817)

> Solusi buat mereka: harus  BERHENTI jadi nelayan , jangan dikira enak
> jadi nelayan !
> dan ini sudah dilakukan dan sukses.

==> berhenti, mungkin iya mungkin juga tidak.
tapi saya kira ini akan sulit sekali kecuali mereka yang punya modal.


> Kalau kita orang IT,seperti katanya Pak Budi,lakukan apa yang
> sebenarnya kita bisa lakukan lah, jangan "ngeles"  seperti wah nanam
> cabe saja.

> >
> > Di Gatra pernah saya baca, ibu-ibu yang sukses jadi pengexport ikan ke
manca
> > negara, dan punya pabrik pengolahan ikan besar.
> >
> >
> > >  Betul kata Ari, mending kita jualan panci,
> > > ...

==> tetangga kampung saya banyak yang jualan panci, kompor sumbu, pompa air
manual (dragon), sepeda ontel, spare part mesin diesel (kubota)..etc tapi
iya sayang belum bisa export, pangsa pasarnya masih di indonesia tercinta
saja...dan mereka sukses...secara materiil.

saya pribadi sebagai wongcilik malah berandai-andai bukan cuma BHTV saja
tetapi THTB (Tegal High Tech Bangalore)..hehehehe.
jadi bukan hanya menyandang jepangnya indonesia saja..tetapi bangalorenya
indonesia...smoga.

> > >
> > > Masalahnya, justru belum ada track record jualan panci di LN.
> > > Coba dicek.
> > > (Jangan-jangan malah panci yang ada di dalam negeri sudah buatan
> > > China semua???)
> >
> >
> > Ntar ada yang bilang "Bikin panci aja ndak bisa mo bikin komputer" he he
he
> > he
>
>
> Makanya, waktu kita bikin sesuatu , kita hitung untung ruginya dulu.

=> Kalau yang ini saya kira semua akur, mungkin sebelum bikin suatu product
baca-baca dulu buku IT Blue Book and Blue Ocean (kim&maugorgne).

>
> Kalo kasus iptn dulu memang salah dan bikin sebagian orang 'takut'
> dengan industri hitek.
>
>
> Carlos
>

salam,
wongcilik

Kirim email ke