>
> "booting" yang dimaksud di atas bukan karena "crash", tapi memang "booting"
> yang terdesain.
> Pada sistem kritis yang mengimplementasi suatu algoritma numerik tertentu,
> "regular booting" adalah satu cara untuk memastikan menghilangkan error dari
> algoritma numerik (reset)


> sehingga tidak tercapai kondisi "crash" gara-gara "buffer overflow"
> misalnya.
> Tentu saja ketersediaan sistem pada saat "booting" harus tetap terjamin
> dengan redundansi misalnya.

kalau boleh tahu ini pada sistem kritis aplikasi apa ya ?

terus terang kaget kalo ada device yang kudu ada 'scheduled reboot'nya.

> Kalo booting karena crash harusnya memang haram jadah...
> he he he he he he

Nah itu dia , kalo di 'next-gen networking' , meskipun appliancenya
atau routernya crash atau reboot, gak boleh ada packet yang terbuang ,
ya paling tidak diminimilisasi sedemikian mungkin lah.

> Yang sedang mengagumi XP di satu PC yang nggak crash walaupun sudah
> dinyalakan lebih dari 1 tahun.

gara2 linux makanya bisa begitu kali  , bagus juga ada linux jadi
berikan 'pressure' ke mikrosop supaya produknya lebih berkualitas :-)

Carlos

Kirim email ke