baskara wrote:
>
> Sudah sejak dulu ada sepeda yang dipasangi motor listrik juga. Jadi
> saat menanjak terasa ringan karena dibantu motor. Lumayan mahal. Di
> jepang harganya di atas 5 juta rupiah (mendingan beli sepeda motor
> nyak? :D)

Wah sebenarnya jumlah motor di Jakarta itu (sepertinya) juga sudah
sampai titik jenuh. Saya pernah iseng ngobrol sama supir angkot
mikrolet jurusan ..... (sori lupa), dia mengeluh karena penumpang yang
naik semakin hari semakin sedikit. Hal ini dia bilang karena yang punya
motor semakin banyak. Lihat saja plat nomor motor di kota Jakarta:
sudah tiga huruf lho dibelakang angkanya (B 1234 XYZ). Lha wong dengan
uang muka 300 ribu sudah bisa bawa pulang motor kok.

Berarti kalaupun ada sepeda hibrid, sama aja ya(?). Berarti harusnya
ada transportasi publik yang bisa dihandalkan (jelas berangkat pukul
berapa dan tiba dimana pukul berapa), nyaman, aman dan terjangkau.

Definisi nyaman, aman, dan terjangkau-nya dikira-kira sendiri aja ya.
Gak perlu didiskusiin. Soalnya menurut saya, kalau kata sifat soalnya
susah euy. 

Zaki Akhmad

Kirim email ke