On 2/7/06, Christian Partogi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Misalnya utk ordering dan billing yg integrated, mulai dr pelayan yg
pake PDA, di kitchen langsung liat meja berapa pesen apa aja, dan di
kasir udah langsung masuk ke billing. Ini di Indonesia ada contractor
yg udah nerima bikin sistem begini belum kira2? Selain itu kira2


Oke balik ke teknologi di restoran, setahu saya di restoran Duck King Pondok Indah Mall 2 sudah relatif canggih. Untuk order pemesanan memang sih masih menggunakan tenaga pelayan dengan cara konvensional (kertas dan pena). Akan tetapi setelah semua pesanan telah selesai dicatat,  pelayan memasukkan data pesanan pelanggan ke LCD touchscreen dekat kasir. Saya sempat mengintip .. di dapur ada monitor yang menampilkan data pesanan pelanggan dan sepertinya juga sudah terintegrasi ke billing.


Cara ini diterapkan oleh rumah makan China di Perth dulu, karena si pelayan tidak bisa nulis China sedangkan koki-nya hanya bisa baca tulisan China.  Jadi dia bikinin "translator" simple, jadi si penerima order tinggal tulis nomor, dan ditampilin secara grafis nama makanan itu dalam tulisan Chinanya.
 

atau LCD touchscreen. Selain itu pelanggan juga disuguhkan informasi lengkap mengenai menu-menu yang disajikan melalui perangkat PDA/LCD touchscreen tersebut, informasinya bisa berupa :

Harus tambah pegawai sebagai satpam, supaya alat itu ndak diembat.
 
Setelah aplikasi pemesanan tertutup, pada PDA/LCD touchscreen dapat menampilkan game, tv, video, internet browsing dan lain-lain yang dapat mengisi waktu sambil menunggu pesanan datang.

Di dapur sebetulnya penuh kemungkinan penerapan teknologi, misal di kantin yang besar sini, ada oven yang serba terprogram.  Jadi si koki tinggal masukin ke tiap oven masakannya (ada 10 oven) dan di program di workstationnya. Dan click, pada masa yang sudah ditentukan tiap masakan akan dibuka dan makan

Jenis pemanggangan juga sudah terprogram sesuai dengan masakan (apakah panas, atas, panas bawah, pakai angin dsb)

IMW
 


Kirim email ke