Made Wiryana wrote: > On 2/5/06, m .c. ptrwn <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > hehehehe, persis dengan jalan keluar saya dulu waktu bingung akan > > pilih > > > informatika atau elektronika. Waktu itu sama sekali tidak tahu apakah > > di > > > > banyak temen2 saya india/bule/china/indonesia (termasuk ex-itb) yang > > orang "hardware" (baca: elektro) agak kecewa di karirnya karena > > kebutuhan jaman sekarang (terutama di persh vendor yg memproduksi > > device) sebenarnya lebih banyak butuh orang software programming , jadi > > ceritanya orang2 "hardware" ini agak kalah bersaing dengan orang2 > > "software". > > > > Salesman yang selalu dibutuhkan :-) Anda punya kendaran sendiri ? Punya SIM > ?
Ya itulah Indonesia .... terlalu banyak "salesman workforce" sementara jarang yang menguasai ilmu untuk bikin produk atau menciptakan lapangan kerja baru. Namanya juga "sales man" , artinya mesti ada "buyer man" kan .... nah yang "buyer man" ini yang makin lama makin sedikit dan makin rendah kemampuan belinya. Lucunya tiap ada bisnis apa-apa di sebagian Indonesia ini dari rokok , mobil sampai ISP selalu target marketnya "Eksekutif Muda" ... he he he ... yang namanya "Eksmud" itupun gak jelas lagi siapa :) Carlos
