> Jadi kira-kira efek ala Mac OS X itu mendukung produktivitas dalam > artian memberikan 'bungkus' yang cantik ke fungsi yang baik dan benar.
Ini pernyataan bagus sekali. Sialnya, pisau bermata dua seperti ini mudah menyebabkan salah paham. Contoh paling jelas biasanya adalah dalam pengembangan office suite. Kalau fungsionalitas (under the hood) terus ditambah, muncul komplain karena tampilan masih jelek, usability buruk, icon kuno, bloat dsb (ingat StarOffice 5.x?). Nah, begitu soal "wajah" ini dipoles beragam kosmetik, lain lagi suara yang muncul: untuk apa meniru gaya Microsoft, mengapa membuang-buang resource, warna-warni nggak penting, kok bukannya memperbaiki kompatibilitas dengan MS Office, bug sana-sini masih banyak dsb. Kompromi yang baik "ala Mac OS X" itu yang mesti dituju. Atau ini karena pemakai Mac OS X lebih loyal? :-P -- Someone finds salvation in everyone, another only pain
