Dear Teknologian,
 
Kadang2 saya suka kesal juga melihat sistem pendidikan di Indonesia, karena banyak para muridnya cuma menghafal. Sue the student? nope! Jangan disalahkan muridnya, tapi sistem pengajarannya, karena ini terjadi untuk sebagian besar murid.
 
Di kuliah saya terdapat pelajaran bilangan berbasis. Yup, mahasiswa diajarkan untuk mengkonversi dari sebuah bilangan berbasis x ke bilangan berbasis y dengan berbagai metodologi. Beberapa dari mahasiswa tersebut banyak yang mendapat A, tapi tunggu dulu, pantaskah mereka mendapat A? Sebagian besar dari mereka adalah penghafal rumus, dia hafal di luar kepala metodologi yang diajarkan dosen, but most of them have no idea why the methodology just works. Parahnya disuruh menghitung dari 1(hex) sampai 20(hex) aja nggak bisa, karena yang diajarkan dosen cuma pelajaran pengkonversian, bukan pelajaran untuk memahami apa itu bilangan berbasis.
 
Contoh lain, dulu ada pelajaran aljabar linear. Ada beberapa orang yang mengerti konsep2 seperti bebas linear dan mampu menerangkannya secara geometris, namun gagal mendapat A. Kenapa? Karena soal ujiannya adalah penghitungan matriks 5 x 5, yang tentunya membutuhkan ketelitian. Nah, orang yang have no idea about linear independent can gain A as well, karena soal2 ujian memang lebih memprioritaskan ketelitian dibandingkan pemahaman.
 
Saya lebih senang dengan soal yang nggak usah pake kalkulator maupun kertas apapun karena memang nggak usah pake perhitungan (karena perhitungan bersifat prosedural), namun cuma bisa dijawab sama orang yang mengerti konsep.
 
Contoh pada bilangan berbasis:
Jawab dalam waktu kurang dari 5 detik (semua jawaban dalam hex), berapa
23ED + 1?
FF + 2?
FA * 10?
A0000 * 10?
or whatever lah, yang nggak usah mikir :>
Mungkin utk para teknologian ini sih kecil, tapi coba deh tanya ke mahasiswa anda (bagi yang dosen), jangankan soal di atas, lha wong F + 1 aja pake mikir.. Karena ya itu tadi kebanyakan cuma belajar cara pengkonversian... seperti yang diajarkan dosen..
 
Atau misalkan pada aljabar linear:
Terdapat 3 buah vektor seperti pada gambar, apakah ketiganya bebas linear? Terangkan jawaban Anda...
Nah, kalo gini kan ga usah mikir, tapi cuma orang yang mengerti linear independence saja yang bisa menjawab.
 
Saya paling benci pertanyaan yang sifatnya prosedural banget, contohnya ya banyak, yang harus pake kertas...
 
misal hitung 2384782374 + 234782347, 23847 * 234234 / 232 , atau perhitungan matriks berdimensi 5, amit-amit deh....
ini sih kerjaan komputer namanya... pake MATLAB :>
 
regards,
 
Dicky Arinal

Kirim email ke