Hmmm Sorry ngga aware kalau google mau me WiMAX kan  SV

ini menarik, karena letak geographic indonesia yang  disatukan dengan laut.


perubahan infrastruktur itu bisa diubah dengan dua cara :
1. peraturan dan economy action .
kalau di AS ini dimulai dengan habisnya monopoli AT&T yg kemudian
mereka membelah menjadi beberapa regional bells sehingga muncul inovasi
dan teknologi baru).

hmmm konsep ini belum tentu bisa di terapkan di indonesia, rasanya agak sulit dengan duapoli yang ada, jadi harusnya keran investasi untuk internet broadban / WiMAX di buka saja. karena operator tetap tidak akan kehilangan pasar di WiMAX dengan  adanya dua versi dari WiMAX itu sendiri, 8.016d and 16e dengan mobility. akhirnya binis internet menjamur lagi nich, akan tetapi kembali lagi akan tetap timbul masalah krn traffic outgoing ke luar lebih tinggi yaa akhirnya teknologi WiMAX tidak secara otomatis menekan harga internet connection.


2. new investment
pembangunan infrastuktur yg dibiayai oleh investor yg punya unlimited
budget seperti google atau venture capitalist :-)  di
europe/china/india cara ini yang dipakai, lha kalau untuk bikin wimax
satu indonesia buat gugle mah urusan mudah.

Menarik, kalau bisa multi vendor, jadi ada control siapa yang punya service yang terbaik,
 
makanya nich, semakin banyak org2 indonesia (apalagi yg idealis)
semakin besar kemungkinan memanfaatkan google untuk development IT dan
infrstruktur di indonesia :-)

Mari kita bantu OM Carlos untuk pulang kampung, gimana los...? Dare to be...?
 

-mcp


adjie

Kirim email ke