On Thu, May 11, 2006 at 08:28:03AM +0200, Estananto wrote: > > Ya! Ternyata saya sudah keduluan dari bupati Sragen. > Ini penerapan IT for employment and growth, walaupun > tentu saja harus direncanakan jangka panjang. > Pertanyaannya: apakah sistem untuk itu (selain > kemudahan SIUP) sudah direncanakan juga? > Kritik juga: saya dengar bupati Sragen menggunakan > videconference untuk koordinasi dengan bawahannya, itu > mah bagi saya terlalu mahal dan nggak perlu! Kalau > sekarang bupati bisa fokus memanfaatkan IT untuk > memperbaiki birokrasi dan perizinan serta menumbuhkan > pengusaha kecil, itu dampaknya akan sangat luar biasa! >
:-) tidak perlu kan menurut Anda. Kalau bisa bangun jaringa WAN Kota, tidak mahal kok. Kalau tidak salah denger, video conference memang digunakan untuk komunikasi bupati dan dinas-dinas, termasuk kecamatan. Saya tidak tahu di sana, cuma nonton di tipi, tapi tak ada salahnya datang dan studi dulu sebelum kritik. Dampaknya sudah terasa. Klaim bupati, pendapatan daerahnya justru meningkat. Tujuan utama satu pintu untuk semua birokrasi, memang memangkas birokrasi. Saya lihat juga di ruangan pengurusan birokrasi ini dipasangin cctv. Kalau terima lebihan, bisa ketahuan. Dan karena di satu tempat, jadi lebih mudah diawasi. Selain Sragen, Jembrana Bali saya pernah baca profilenya, juga ok tuh. Berita bagus seperti ini harus disebarkan, biar nggak apatis terhadap birokrasi.. -- fade2blac
