On 5/29/06, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya lagi punya ide gila: > > Bagaimana jika para pemenang Google Code Jam dan Topcoders > dari Indonesia dikumpulkan dalam 1 tempat dan diberi fasilitas > untuk tetap coding?
Perlu dirincikan lagi maksud dari coding disini. Coding untuk sotwarea hosuse? atau coding untuk pelatihan supaya next Google Code Jam / TopCoder jadi juara? > Tentu saja mereka digaji agar bisa tenang dalam ngoprek > (baca: coding). Agar mereka tetap bisa ikut kompetensi :) > Menarik tidak ya? Saya sih sangat senang kalo ditawari seperti itu. Karena masih pengen ngasah kemampuan algoritma (coding keliatannya udah lumayan) tapi gak ada waktu dan juga banyak tugas. Apa lagi kalo udah lulus nanti... pasti pikirannya cari kerja.. Skill algorithms bisa menurun drastis. Btw, ada yang perlu diklarifikasi tentang "coding". Sebenernya untuk juara TopCoder itu memang perlu tahu cara coding cepat, efisien, without bug, etc.. tapi ada yang lebih penting lagi. Yaitu pengetahuan tentang "algoritma" untuk nge-solve problems yang dikasih. Jadi orang yang bisa coding, belum tentu sukses di TopCoder. Lebih lagi, soal TopCoder yang akan datang selalu diseleksi sehingga tidak ada soal yang pernah muncul sebelumnya, jadi setiap kompetisi SRM di TopCoder pasti aja ada hal yang baru. Kalo orangnya gak bisa menemukan algoritma yang tepat dengan cepat, maka biasanya dia akan buang2 waktu bengong-bengong didepan komputer :P Untuk mengasah skill algoritma ini gak gampang. Banyak orang putus asa ditengah jalan dan beralih ke bidang lain. Hanya yang bertahan saja yang bisa jadi juara nantinya. Kalo orang udah kerja di perusahaan, pasti udah gak mikirin algoritma segila saat tanding di TopCoder. Karena biasanya ditempat kerja jarang ketemu masalah yang harus dipecahkan oleh algoritma yang paling efisien. Biasanya developer itu ngasal coding, asal programnya jalan, asal usernya senang, asal meet requirement, maka selesai. Tetapi orang2 yang juara TopCoder, itu orientasinya beda, kalau programnya gak efisien (algoritmanya salah), maka jangan harap dapat nilai :) Otomatis pemenang TopCoder itu orangnya berpikiran tajam terus. > - Apa yang bisa diperoleh dari mereka? > Agar ada revenue stream sehingga ide ini jalan terus. > Misalnya, apakah kumpulan ini dijadikan usaha untuk > layanan debugging (hard to understand software to debug) > Apakah buat layanan training untuk high-end programmers? > (Tapi biasanya high-end coders malas untuk mengajar > secara kontinyu.) Untuk buka software house, saya kira akan sangat bagus juga. Biasanya orang2 TopCoder bisa coding dengan cepat begitu melihat suatu problem. Jadi kalo disuruh bikin software, wah pasti cepet banget. CNN pernah memberitakan bahwa orang2 TopCoder kalo dibandingkan dengan orang2 biasa productivitynya bisa 10x lebih baik: http://www.cnn.com/2005/TECH/07/21/spark.codejam/index.html Tapi kalo udah buka sofware house itu dah kayak kerja seperti biasa.. algorithmnya akan jarang keasah lagi... meskipun pasti masih tetep ada. Dillema antara mengasah ilmu, atau memakai ilmu itu untuk menciptakan suatu product..... On 5/29/06, baskara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kesan pertama saya seperti (maaf) memerah sapi. > Coder juga manusia. :-) > > [ mungkin para pemenang bisa menanggapi usulan pak Budi? ] Asal sapinya diperlakukan dengan baik, saya rasa tidak masalah. Saya pernah denger TechTalknya Google: http://felix-halim.net/story/gicj05/day2-3.php "Most people avoid problems... but we, programmers like to solve problems!" When Google develop something, they don't think: "Where is the Money?". When they know what they're developing makes the user happy, they know there's money in it :) Jadi intinya, presenternya mo bilang kalo programmers sebaiknya lakukan apa yang mereka senangi, untuk urusan duit, biarkanlah orang marketingnya google yang pikirin gimana cara menjual/dapet untung dari barang yang menarik ini. Jadi programmer2 di Google itu happy2 semua, karena mereka mengerjakan apa yang mereka suka, mereka research hal-hal baru yang mereka senangi... nantinya bakal menghasilkan income. Itu adalah Google Motto. Felix Halim --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
