On 7/12/06, syarifl < [EMAIL PROTECTED]> wrote:On 7/11/06, julius sirait < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wait, wait... baru lebih kurang 3 minggu yang lalu saya discuss dengan seseorang yang berbisnis di voip, dia bilang bahwa SIP ini adalah protokol voip masa depan. H323 sudah kalah pamor. Memang harus diakui pengalaman pribadi mendebug SIP lebih mudah karena protokol signallingnya text-based pecis kayak perkawinan antara HTTP + SMTP, jadi pake 'cat' aja udah kebaca... kalo H323 duhhhhh, puyenk.
Saya sendiri akhirnya 'luluh' dan sedang melakukan integrasi dengan existing radius untuk bisa 'ngomong' sama www.asterisk.org, kalo SIP jelek, alternatifnya apa ya? Pasalnya nih protokol paling banyak kompatibel sama ip phones maupun softphone.
kalau install doang, gak rugi kan nginstall. tapi ini kan dalam konteks start up. kalau mau bikin start up voip itu, start up voip yang gimana. kalau mau rebut market sharenya skype misalnya. misalnya start up nya pake SIP. skype sekarang misalnya punya 20 ribu super node. Kalau hitung2an kasar, untuk bisa support dgn kualitas sebagus skype, dan feature yang sama dengan skype, start up nya harus provide 20 ribu server.
Ic. saya salah tangkep, saya fikir pembahasan kita untuk solusi non-publik tidak spt solusi publik spt yahoo messenger with voice atau skype.
Tapi kalo solusi korporat atau pe-bisnis voip masih oke khan SIP ini? Karena sekarang sudah mulai menjamur ip phone atau voice gateway murah yang ditaro sebagai CPE bagi perusahaan penyedia voip ini. Rata2 mereka pakai SIP.
Kalo kita kembali sesaat kebelakang pernah ada perusahaan solusi voip bernama clarent, mereka pakai propietary. Memang waktu perusahaan masih ada ini nggak jadi masalah, walaupun kalau mau beli semacam konverter box protokol mereka ke SIP harus bayar lagi... tapi nasibnya sekarang? perusahaanya udah nggak ada...
Btw, saya kok belum pernah tau ya perusahaan yang pake SIP atau H323 yang sefenomenal skype, gtalk dan yahoo voice chat?
untuk yang punya uang ini gak masalah. kalau pake gtalk, alternatif terakhir masalah NAT, packet audionya di kirim ke google dulu. Jadi google punya semacem audio gateway. nah google kalau mau provide 20 ribu server kan kecil.
tapi kalau start up misalnya pake SIP dan cuman bisa provide 200 server, ini harus dipikirkan, supaya setelah 200 server udah penuh dan harus di tambah, revenue harus bisa support penambahan server. atau bisa dapet 2nd round financing. kalau nggak nanti layu sebelum berkembang.
dan bikin seperti skype sekarang, mungkin udah gak berhasil, karna ada variabel T (waktu). tapi siapa tau. kalau bikin persis skype, orang gak pindah kecuali ditambahkan variable lain.
Tul... Harus bikin celah baru supaya orang pake produk baru saingan skype... dengan Iming2 hadiah Honda Supra Fit dengan Rem Cakram mungkin?? :))
seperti google dia tambah variabel user storage ke gmail. dia bisa provide sekian juta rupiah duit untuk beli storage per user.
Eits jangan lupa variabel lainnya: Teknologi AJAX. Ber-imel ria jadi sangat menyenangkan bahkan pake dialup yang dapetnya cuman 20kbps bisa sangat menyenangkan...
Jadi akan masuk akal kalau misalnya teman2 groups.or.id masukkan variabel nasionalime. karna bikin mirip yahoogroups sekarang itu mungkin udah gak jalan apalagi feature nya kalah dan masalah dengan usability. sementara variabel "ngoprek" kurang oke. variabel inovasi gak ada. jadi nasionalisme mungkin variabel yang bagus untuk dimasukkan. :p
Saya setuju variabel NGOPREK ini yang tidak didapat di tempat lain... Plus bandwidth lokal, tapi masih tergantung alamat email. Btw saya barusah akses groups.or.id dari salah satu tempat di CyberBuilding (link IIX) kencengnya banget.
Sedikit melenceng, itu wikipedia.org gimana kalo di mirror di IIX ya? Selama ini wikipedia jadi guru buat saya. trus ntar promosikan ke lembaga2 pendidikan atau riset indonesia? Selama ini masih agak lemot tuh diakses dari indonesia. Ada misi mencerdaskan kehidupan bangsa, plus kenceng lagi aksesnya. Bisa nggak jadi duwit tuh?
teknologi bukan masalah teknologi aja. tapi juga masalah gimana adopsinya. ikut sertakan orang marketing, evangelist, usability, dan orang yg ngurusin duit sejak dalam tahap design.
Anda berbicara sebagai 'bussiness planner' atau CEO. Banyak faktor dalam penerapan teknologi diluar teknologi itu sendiri, selain parameter diatas ada masalah legal & politik. Contohnya VoIP dari jaman kapan-tau orang udah pake VoIP di Indonesia? karena kepentingan Politik Telkom jadi tuh teknologi jadi tidak legal (barang haram).
Tapi bagi engineer (spt saya), membuat teknologi baru atau menemukan teknologi baru atau menggunakan teknologi baru sudah sangat memuaskan hasrat.
--
Julius Sirait
--
// syarifl.com
-- lagi NGOPREK Wavecom Fastrack M1206B-ON for SMS Callback
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
