On 7/28/06, syarifl∞ <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ya seperti itulah pandangan banyak orang. :).
Momentum.
Tapi bisnis tidak akan bisa berlanjut hanya dengan momentum.
On 7/28/06, fade2blac <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
On Fri, Jul 28, 2006 at 12:52:40PM +0700, Nukman Luthfie wrote:
Misalnya kultur yang seperti apa pak? Dan seharusnya seperti apa?
Mungkin detik bisa share bagaimana bertahan setelah menang momentum
waktu awalnya.
Kalo kita ingat2 detik.com hadir pada saat/momentum yang PAS yaitu kerusuhan Mei... Waktu itu jakarta sangat mencekam, orang takut keluar... Nunggu berita di stasiun tivi nggak kunjung datang... akhirnya 'ke detik.com ajah'... bahkan orang rela browsernya slalu stay tuned di detik. jadi tinggal refresh2 aja...
Ya seperti itulah pandangan banyak orang. :).
Momentum.
Tapi bisnis tidak akan bisa berlanjut hanya dengan momentum.
--
Nukman Luthfie
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
