On 10/20/06, Made Wiryana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya agak "patah-hati" dg KBBI. Pengalaman dg INPRES 02, banyak yang masih
> berkeberatan kalau diletakkan secara bebas di Web.

Terus terang, saya juga agak pesimis, soalnya upaya untuk menurunkan
harga edisi cetak saja belum terlihat. Rp 225-an ribu untuk kamus
bahasa yang sedang perlu peminat termasuk mahal. Bahkan jika
dibandingkan dengan kamus-kamus manca negara semacam keluarga Oxford
atau Collins [1]. (Pak Budi komentar lagi: "opo tumon?", hehehe...)

Padahal KBBI adalah proyek nasional (?) dengan cap Diknas, seharusnya
isi menjadi milik penduduk Indonesia.

[1] Perbandingan di Toko Gunung Agung Bandung.

-- 
amal

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke