9.11 Adalah Angka Satanisme?
Jumat, 19 Jan 07 08:58 WIB
        

        


Selasa
pagi, 11 September 2001, dua menara kembar World Trade Center ditabrak
dua pesawat jet komersial dan secara ajaib runtuh secara vertikal ke
bawah. Pemerintahan Bush menjadikan peristiwa ini sebagai "gong" untuk
memulai perang melawan semua musuh-musuh AS yang disebutnya teroris.
Telah banyak artikel yang membuka tabir kejadian ini dan menegaskan
bahwa peristiwa WTC 9.11 merupakan rekayasa pihak Bush sendiri, agar
ada pembenaran menginvasi Dunia Arab dan Islam yang kaya sumber daya
alam, minyak dan gas bumi. Selain itu, invasi ini juga akan
menguntungkan industri militer AS yang dimiliki oleh para petingggi
Gedung Putih.
Dipandang dari perspektif simbologi, peristiwa 9.11 merupakan pintu
gerbang bagi AS untuk melangkah ke millennium baru yang sesungguhnya.
Bukankah dua menara kembar WTC yang menjulang tinggi di antara
gedung-gedung lainnya di New Yok jika dilihat mirip dengan sebuah pintu
gerbang? Inilah “The New Crusade in Millenium era”, seperti yang pernah 
diucapkan Bush.
Simbologi Angka 9.11 
Segala hal dalam keyakinan mistis Kabbalah senantiasa dikaitkan
dengan simbologi. Numerologi atau ilmu tentang angka yang merupakan
salah satu kegemaran mereka. Sebab itu salah satu ilmu yang
dikembangkan kaum Yahudi adalah ilmu Geometri dan mereka disebut
sebagai Geometrian.
Kegemaran kepada simbol angka-angka berasal dari keyakinan mereka
bahwa kosmos ini seluruhnya bergerak secara matematis. Misalnya, satu
hari itu 24 jam, satu pekan 7 hari, satu bulan 30 hari, dan satu tahun
365 hari. Semuanya menunjukkan angka. Dan angka 13 serta 666
menunjukkan angka setan.
Angka 9.11 sendiri yang menunjuk pada tanggal kejadian WTC yakni 9 September 
juga sarat dengan simbologi setan.
Mengenai angka 11, para Kabalis menganggap angka tersebut merupakan
salah satu simbol setan, selain 666. Anton LaVey, pendiri Gereja Setan
dunia, memilih angka 11 ketika dirinya menyusun 11 Pasal Setan di Bumi (The 
Eleven Satanic Rules of the Earth) dan memilih angka 9 untuk menyusun The Nine 
Satanic Statements. LaVey telah lama memilih angka 11 dan 9 sebagai angka setan.
Dalam ilmu perbintangan (Astrologi), sebagai basis dari Numerologi,
angka 11 biasanya menunjukkan Pemimpin. Angka 11 juga merepresentasikan
Dosa, Pelanggaran, dan Resiko. Jika angka 10 melukiskan kesempurnaan,
maka angka 11 menyimbolkan sesuatu yang lebih. Jika dipisah (1 + 1 = 2)
maka akan ditemukan sebuah dualitas yang saling berhadapan dan setara:
Lucifer dan Tuhan. Kegelapan dan Cahaya.
Angka 11 adalah angka penuh kesucian. Jika angka 11 dikalikan dengan
angka sempurna, 3, maka akan didapat angka 33, sebuah angka yang amat
penting bagi dunia Okultisme. Tahun 1933 merupakan tahun lahirnya
Manifesto Humanis, sebuah gerakan dari para Kabbalis. Simbol-simbol
dalam Astrologi (Zodiak) juga berjumlah 11.
Menara kembar WTC sendiri jika diperhatikan bangunannya mirip dengan
angka 11. Menara WTC sendiri bertempat di New York, sebuah kota yang
berada di negara bagian ke-11 yang bergabung dengan Amerika Serikat.
WTC memiliki 110 lantai, jika angka ‘0’ dibuang maka kita mendapatkan
11.
WTC merupakan pusat dari Trade Center dan dijuluki Skycrappers,
masing-masing jumlah hurufnya 11. Jika nama menara itu ditulis secara
lengkap maka akan menjadi World Trade Center yang berjumlah 22 huruf,
yaitu 11 X 2 = 22.
Lalu tanggal terjadi peristiwa tersebut adalah tanggal 11 bulan 9,
yang bisa disusun menjadi: 1 + 1 + 9 = 11. 11 September sendiri
mempunyai 2 angka dan 9 huruf, 2 + 9 = 11. Dan uniknya lagi, Menara WTC
ambruk pada jam 10.28 am, 1 (0) + 2 + 8 = 11.
Selain itu, peristiwa WTC terbukti menguntungkan pemerintah Amerika
Serikat dan juga Zionis-Israel. Pemimpin-pemimpinnya adalah George W.
Bush dan Ariel Sharon, masing-masing jumlah huruf namanya: 11. Dan yang
menjadi korban pertamanya: Afghanistan, 11 huruf. Apakah ini suatu
kebetulan?(Rz)

taken from www.eramuslim.com


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke