--- On Sun, 8/31/08, Fiqi Dzulfiqar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Fiqi Dzulfiqar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: DOA DI BULAN RAMADHAN
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], "Asep H" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "SPB-PE. 
Eko Harsono" <[EMAIL PROTECTED]>, "SPB-ENG. Dedy A. N" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"suwignyo" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "SPB-PPC. 
Dawim" <[EMAIL PROTECTED]>, "SPB-PP. Sri Agustina" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sunday, August 31, 2008, 9:56 PM



Dalam
rangkaian ayat Al-Qur'an mengenai puasa di bulan Ramadhan terselip
suatu ayat yang secara khusus membicarakan soal berdoa. Di dalamnya
Allah subhaanahu wa ta'aala perintahkan orang beriman untuk berdoa
kepadaNya. Dan Allah subhaanahu wa ta'aala berjanji untuk mengabulkan
doa siapapun asalkan memenuhi tiga syarat: (1) Memohon hanya kepada
Allah subhaanahu wa ta'aala, bukan selainNya. (2) Memenuhi segala
perintahNya dan (3) Beriman kepada Allah subhaanahu wa ta'aala sebagai
Rabb yang Maha Kuasa mengabulkan permintaan dan menetapkan taqdir
segalanya.


أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا 
بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ


"Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia
memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)
Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada
dalam kebenaran." (QS Al-Baqarah ayat 186)
Bulan Ramadhan merupakan bulan di mana orang beriman mempunyai
kesempatan begitu luas untuk berdoa kepada Allah subhaanahu wa ta'aala.
Dan waktu-waktu mustajab (saat doa berpeluang besar dikabulkan Allah) tersebar 
dalam beberapa momen khusus sepanjang Ramadhan.
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ 
الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ


"Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) orang yang
berpuasa hingga ia berbuka, (2) imam yang adil dan (3) doa orang yang
dizalimi." (HR Tirmidzi 3522)
Subhanallah…! Dalam hal berdoa orang berpuasa disetarakan
dengan pemimpin yang adil dan orang terzalimi. Doa orang berpuasa
mustajab. Didengar, tidak ditolak Allah subhaanahu wa ta'aala. Bahkan
dikabulkan insyaAllah. Setiap orang yang faham hadits ini sangat
bergembira menyambut Ramadhan. Sebab itu berarti selama 29 atau 30 hari
selama ia berpuasa peluang doanya dikabulkan Allah subhaanahu wa
ta'aala sangatlah luas…!
Dan terlebih lagi saat menjelang berbuka ketika menanti tibanya azan
Magrib. Kita harus memanfaatkan waktu sebaiknya untuk berdoa saat itu.
Maka, saudaraku, manfaatkan kesempatan emas menjelang berbuka dengan
mengajukan berbagai permintaan kepada Allah ta'aala. Sebab sebagian
masyarakat kita malah menghabiskan waktu dengan ngobrol tidak karuan
menjelang magrib di bulan Ramadhan. Padahal coba perhatikan hadits
berikut:


سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلصَّائِمِ 
عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ


"Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat 
berbuka." (HR Ibnu Majah 1743)
Lalu apakahlafal khususNabi shollallahu 'alaih wa sallam menjelang
ifthor berbuka puasa? Beliau membaca sebagaimana dijelaskan dalam
hadits di bawah ini:


كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ 
ذَهَبَ الظَّمَأُ
وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ


"Jika Nabi Muhammad shollallahu 'alaih wa sallam berbuka, ia
berdoa: Dhahabazh-zhoma-u wab tallatil-'uruq wa tsabbatal-ajru insyaa
Allah "Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat dan semoga ganjaran
didapatkan, insya Allah." (HR Abu Dawud 2010)


Mengapa di dalam doa berbuka Nabi shollallahu 'alaih wa sallam mengatakan: 
"...dan semoga ganjaran didapatkan, insya Allah."?
Karena sesungguhnya yang sangat diharapkan bukan semata kegembiraan pertama 
sewaktu berbuka di dunia, melainkan yang lebih diharapkan orang beriman ialah 
kegembiraan kedua yaitu
saat bertemu Allah ta'aala di hari berbangkit kelak. Orang beriman
ketika itu bergembira berjumpa Allah ta'aala karena puasanya sewaktu di
dunia diterima olehNya. Demikianlah Nabi shollallahu 'alaih wa sallam
bersabda dalam hadits sebagai berikut:


لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ 
رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ


Bagi orang yang berpuasa terdapat dua kegembiraan. Kegembiraan
saat berbuka dan kegembiraan saat kelak perjumpaannya dengan Allah
ta'aala karena ibadah puasanya." (HR Bukhary 1771)
Hidup
manusia di dunia adalah pergantian antara susah dan senang. Maka selama
bulan Ramadhan khususnya, marilah kita membaca yang Nabi shollallahu
'alaih wa sallam biasa baca ketika menghadapi keadaan susah maupun
menerima karunia. Untuk mengantisipasi kesusahan Nabi shollallahu
'alaih wa sallam melazimkan kalimat istighfar sebagaimana hadits berikut:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ
ضِيقٍ مَخْرَجًا وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا
يَحْتَسِبُ


"Barangsiapa yang tetap melakukan istighfar, maka Allah
subhaanahu wa ta'aala akan membebaskannya dari segala kesusahan dan
melapangkannya dari setiap kesempitan serta akan memberinya rezeki dari
jalan yang tidak diduganya." (HR Abu Dawud 1297)
Sedangkan ketika menerima karunia, Nabi shollallahu 'alaih wa sallam 
menganjurkan kita membaca sebagaimana hadits berikut:


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنْعَمَ اللَّهُ 
عَلَى عَبْدٍ نِعْمَةً 

فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ إِلَّا كَانَ الَّذِي أَعْطَاهُ أَفْضَلَ مِمَّا أَخَذَ


"Setiap orang yang diberi karunia Allah ta'aala lalu ia membaca
'Alhamdulillah', maka Allah ta'aala akan berikan yang lebih utama
daripada apa yang telah ia terima." (HR Ibnu Majah 3795)
Ya Allah, basahi lidah kami dengan mengingatMu selalu. Cerdaskan
kami dalam mengajukan doa-doa kepada Engkau sesuai situasi dan kondisi
kami masing-masing mengikuti teladan NabiMu Muhammad shollallahu 'alaih
wa sallam. Ya Allah, berkahilah kami di bulan Sya'ban dan Ramadhan.
Amin ya rabb...



      

Kirim email ke