Katanya sich ini cuman hoax..

saya kutip dari 
http://hariadhi.wordpress.com/2009/05/07/hydrocylic-acid-hoax-teh-botol-sosro/


Buat yang menerima pesan dengan judul “Teh Botol Sosro: Racunnya Teh”, tolong 
abaikan email tersebut dan hapus dengan segera!

Tulisan mengenai Dihidrogen Monoksida, DHMO, dan Hydroxylic Acid di
dalam teh botol sosro adalah ciptaan saya yang digunakan sebagai bahan
diskusi mengenai Hoax Marketing di mailing list Creative Circle
Indonesia. Waktu itu saya mengajukan ide untuk bereksperimen dengan
media hoax untuk mengiklankan suatu produk. Sebagai contoh kasus, saya
ambil teh botol sosro yang diattach ke hoax mengenai DHMO yang sudah
lebih dulu ada. 


Berhubung itu hanya untuk bahan diskusi TERTUTUP di mailing
list Creative Circle Indonesia, saya sudah mewanti-wanti anggota lain
untuk tidak memforward hoax itu ke luar. Tapi tampaknya ada yang usil
sehingga akhirnya berita itu tersebar juga. 
Anyway, seperti yang saya perkirakan,
hoax memang media yang sangat ampuh untuk menyisipkan pesan. Terbukti
hanya hitungan minggu hoax ini sudah melanglangbuana hingga pengguna
yahoomail singapura. Saat saya coba search, tiga forum sudah ribut
membicarakan hoax ini.

Tapi gejala menarik untuk kita lihat bahwa TIDAK ADA SATUPUN pembicaraan di 
forum-forum itu yang terpengaruh oleh Hoax ini. Tidak
ada yang kehilangan selera terhadap teh botol sosro, sebaliknya malah
menyimpulkan bahwa berita ini adalah negative campaign yang dikarang
oleh pesaing teh botol sosro. Banyak juga yang menyenangi hoax ini
karena idenya konyol, mengendorse AIR sebagai racun yang ada di dalam
teh botol (hydroxylic acid adalah nama lain air yang kedengarannya
seperti racun mematikan).

Sebagai penutup, saya MEMINTA MAAF kepada tim marketing teh botol
sosro beserta jajaran Public Relationnya karena menambah kerjaan mereka
untuk membantah hoax ini. Seperti saya ungkapkan di atas, hoax ini
sebenarnya hanya untuk bahan diskusi, dan saya SUDAH MEMINTA anggota
CCI untuk tidak memforward beritanya kepada siapapun.

Bahwa akhirnya ada anggota mailing list yang USIL, itu sudah di luar kemampuan 
saya.

*tag: hydroxylic, hidroxylic, hidroxilic, acid, teh, botol, sosro,
dhmo, dihidrogen monoksida, dihydrogen monoxyde, racunnya, teh,
ahlinya, teh

ini juga ada referensi yang lain:

http://hoaxhariini.blogspot.com/2009/05/teh-botol-sosro-mengandung-racun.html

http://hariadhi.wordpress.com/2009/05/08/kronologis-hoax-teh-botol-sosro/




________________________________
Dari: Rohmatul Barokah <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Terkirim: Sabtu, 9 Mei, 2009 15:01:02
Topik: ++Teknik Transmisi++ FW: Teh Botol Sosro Racunnya Teh [1 Attachment]


[Attachment(s) from Rohmatul Barokah included below] 




benar atau tidak nya
ada baiknya di cek dulu..
--- Pada Jum, 8/5/09, SL. Ibrahim <ibra...@bakrie- pipe.com> menulis:


Dari: SL. Ibrahim <ibra...@bakrie- pipe.com>
Topik: FW: Teh Botol Sosro Racunnya Teh
Kepada: "Mely Bu Alex" <melya.gustini@ missioneco. org>, "Ka"h" 
<robah_...@yahoo. co.id>, khame...@intexfab. com
Tanggal: Jumat, 8 Mei, 2009, 9:35 AM






rgds,

BAIEM///CK4

* save paper for education, would be wise use e-mail



From: Lulu [mailto:l...@bakrie- pipe.com] 
Sent: 07 Mei 2009 15:56
To: Yulianto; yanto; VERA AULIA; uunkur...@bcmi. co.id; Suwondo; Suraji;
sumitro; SSV; SL. Ibrahim; SEAPI-DEVI; rusdiar; Rullie Manies; RIdwan Neldi;
Ricardo Manurung; reze; Priatmono, Bambang (KPC); Parlindungan; Okder
Pendrian; Nurcholid Setiawan; Nur A Gunawan; neng mela; natsier; Muzakir
Zek; Meity Kumalasari; khalid faisal; joelfrasti joely; Iwan Susanto;
Iskandar Daulay; IPJ; ibra...@bakrie- pipe.com; heri; frinshen frinshen; ETI;
Elizabeth Pitoy; e...@bakrie-pipe. com; Dimas; diko; Dian Oktavian; Dewi
Agustin; devy; Dedi Setiawan; daniel; Cecep Mukminadi; catur; budi; Bina
Mitra Bakrie Yayasan; Balgis bamar; Arifin Dimyati; anang
Subject: Fw: Teh Botol Sosro Racunnya Teh



Semoga bermanfaat..





Waspada, Teh Botol Sosro Racunnya Teh

Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu,
terus-terusan rewel. "Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter
yang dia temui, semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi
kecanduan apa, anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?

Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan
hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen
monoksida) di dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat,
anaknya tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus
dalam berbagai kemasan dan merk ini. Celaka!

Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami
seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah
sebagian kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun
telah dipakai sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh
ini terasa lebih enak daripada merk-merk lain.

Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita
sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya
hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis
buatan bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman
olahan yang tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa
berguna bagi tubuh kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir
kelebihan zat ini. Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun
manusia yang bisa selamat. 

Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel
tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik
signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan
kematian mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia..
"Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien
melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Kalau sudah
begini, pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah. Lalu mampukah orang-orang
seperti Marini menyembuhkan anaknya?

Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah
tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur
baur. Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai
Hydroxylic acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua
memakai bahan yang termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi
tinggi. 

Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai agen
reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid,
sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.

Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah
menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro
sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid
dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini
terkesan ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan,
"Brak!", telepon dibanting. 

Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan..
Penggunaannya tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak
pernah diumumkan ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini
wajar jika menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah
mengalir untuk menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja
yang sudah nekat memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?

Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis.. Marini
bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan
anaknya, dia tidak punya biaya.. 

Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu
sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid! 

,_._,___





 

________________________________
 Berselancar lebih cepat. 
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman 
favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)
   


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke