???????????????????? Ada apa dengan toekangweb????????? dodi sanjaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 62% mengakui pernah menggesekkan atau menekan kemaluannya pada wanita di dekatnya. 46% mengatakan memilih-milih tampang dan model untuk membangkitkan gairah. 50% menjelaskan bahwa respon para wanita yang menjadi obyek hanya diam dan menikmati.
Kehidupan kota yang hiruk-pikuk dan berjejalan di beberapa tempat umum, membuat para pria dan wanita terpaksa saling bersinggungan tubuh. Dan beberapa pria, ternyata menjadikan hal ini peluang melakukan seks "gesek-gesek". Frotage, seks gesek-gesek, lebih sering terjadi di kendaraan umum ketimbang di lokasi ramai lainnya, seperti bar, caf�, tempat pesta, ataupun mal. Dengan kategori pendidikan SMU, Diploma, S1 dan Pasca sarjana, serta penghasilan di bawah Rp 2 juta dan antara Rp 2 juta sampai Rp 5 juta, 48% pengakses mengakui melakukannya di bus kota. Langsung terbayangkan, bahwa di tengah padatnya penumpang bus kota pagi dan sore hari, oleh orang-orang kantoran, peristiwa frotage ini pun berlangsung di antara orang-orang yang berdiri di lorong bus, berjejalan saling berebut tempat berdiri. Terutama bagi para wanita yang memiliki tampang dan model "menarik". Meskipun wanita yang bertubuh harum, anak sekolah, atau wanita pekerja yang kurang cantik bukan berarti aman. Sebab, 20% dari para pelaku tidak pandang bulu, yang penting wanita yang berada di dekatnya. Yang mengejutkan adalah, hal ini kelihatannya sudah menjadi pengetahuan umum. Paling tidak bisa dipahami dari jumlah 56 % pengakses dari semua kalangan pendidikan, tingkatan penghasilan, juga status lajang ataupun sudah menikah. Artinya, beberapa pria menikah dan lajang memang sudah melakukannya, dan beberapa lainnya sudah mengetahuinya, dan beberapa lainnya (pria maupun wanita) tidak ingin mempersoalkannya secara publik. Hal ini bisa disimak dari reaksi para korban. 50% pengakses menjelaskan bahwa respon para wanita yang menjadi "korban" ternyata hanya diam dan menikmati. Meskipun kondisi ini masih bisa ditafsirkan, bahwa diam bisa saja karena muak atau khawatir persoalan menjadi serius, sementara orang di sekitar diandaikan tidak akan memihak. Atau, diam saja di sini bisa diartikan sebagai merasa malu, karena telah dijadikan obyek seks gesek-gesek. Yang menarik adalah, 52,94% pengakses khususnya dari tingkatan pendidikan Diploma, S1 dan Pascasarjana mengatakan bahwa mereka berusaha menghentikan kebiasaan frotage setelah mengetahui hal ini adalah penyimpangan seksual. Namun, 47,06% pengakses khususnya dengan tingkatan pendidikan SMU dan juga Diploma dengan variasi penghasilan antara Rp 2 juta sampai Rp 5 juta, ternyata tetap berminat akan terus melakukan kebiasaan frotage ini. Paling tidak, 62% dari mereka adalah orang yang menyatakan melakukannya hanya kadang-kadang, tidak terperinci sekali, dua kali, ataupun tiga kali dalam seminggu. Dari beberapa kasus yang sempat mendapatkan pemberitaan, tentang para ibu muda yang merasa "teraniaya" karena bagian belakang rok mereka "kebasahan" oleh air mani si pelaku, hingga para ibu muda ini menangis malu dan ada juga yang histeris ketika mengadukan masalahnya kepada polisi, maka perbincangan dan perhatian yang lebih serius atas frotage agaknya diperlukan, sebelum hal ini menjadi masalah yang berdampak luas dan ekstrem. Misalnya, sampai merugikan nama baik seseorang, atau menimbulkan korban penganiayaan atas orang yang melakukannya dari orang-orang di sekitar. Sebab, bukan sekali dua kali kita ketahui, bagaimana para pelaku "kejahatan" yang dipergoki massa, kemudian dikeroyok dan dianiaya lebih keras lagi. Masalahnya, sejauh mana publik dan pakar telah membicarakannya, dan lebih jauh lagi, bagaimana aturan-aturan hukumnya dituangkan dalam pasal-pasal yang jelas dan mengikat untuk menjerat secara hukum para pelakunya, masih harus ditindaklanjuti oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab. Masyarakat umum hanya perlu disadarkan, bahwa frotage adalah penyimpangan seksual, dan sangat merugikan korban. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --- Website: http://toekangweb.or.id/ Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/messages --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Discover Yahoo! Have fun online with music videos, cool games, IM & more. Check it out! [Non-text portions of this message have been removed] --- Website: http://toekangweb.or.id/ Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/messages Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
