ini toekang web atau toekang gesek2?????

On Jun 7, 2005, at 6:06 PM, dodi sanjaya wrote:

>  62% mengakui pernah menggesekkan atau menekan
>  kemaluannya pada wanita di dekatnya.
>  46% mengatakan memilih-milih tampang dan model untuk
>  membangkitkan gairah.
>  50% menjelaskan bahwa respon para wanita yang menjadi
>  obyek hanya diam dan menikmati.
>
>  Kehidupan kota yang hiruk-pikuk dan berjejalan di
>  beberapa tempat umum, membuat para pria dan wanita
>  terpaksa saling bersinggungan tubuh. Dan beberapa
>  pria, ternyata menjadikan hal ini peluang melakukan
>  seks "gesek-gesek".
>
>  Frotage, seks gesek-gesek, lebih sering terjadi di
>  kendaraan umum ketimbang di lokasi ramai lainnya,
>  seperti bar, caf�, tempat pesta, ataupun mal. Dengan
>  kategori pendidikan SMU, Diploma, S1 dan Pasca
>  sarjana, serta penghasilan di bawah Rp 2 juta dan
>  antara Rp 2 juta sampai Rp 5 juta, 48% pengakses
>  mengakui melakukannya di bus kota. Langsung
>  terbayangkan, bahwa di tengah padatnya penumpang bus
>  kota pagi dan sore hari, oleh orang-orang kantoran,
>  peristiwa frotage ini pun berlangsung di antara
>  orang-orang yang berdiri di lorong bus, berjejalan
>  saling berebut tempat berdiri. Terutama bagi para
>  wanita yang memiliki tampang dan model "menarik".
>  Meskipun wanita yang bertubuh harum, anak sekolah,
>  atau wanita pekerja yang kurang cantik bukan berarti
>  aman. Sebab, 20% dari para pelaku tidak pandang bulu,
>  yang penting wanita yang berada di dekatnya.
>
>  Yang mengejutkan adalah, hal ini kelihatannya sudah
>  menjadi pengetahuan umum. Paling tidak bisa dipahami
>  dari jumlah 56 % pengakses dari semua kalangan
>  pendidikan, tingkatan penghasilan, juga status lajang
>  ataupun sudah menikah. Artinya, beberapa pria menikah
>  dan lajang memang sudah melakukannya, dan beberapa
>  lainnya sudah mengetahuinya, dan beberapa lainnya
>  (pria maupun wanita) tidak ingin mempersoalkannya
>  secara publik.
>
>  Hal ini bisa disimak dari reaksi para korban. 50%
>  pengakses menjelaskan bahwa respon para wanita yang
>  menjadi "korban" ternyata hanya diam dan menikmati.
>  Meskipun kondisi ini masih bisa ditafsirkan, bahwa
>  diam bisa saja karena muak atau khawatir persoalan
>  menjadi serius, sementara orang di sekitar diandaikan
>  tidak akan memihak. Atau, diam saja di sini bisa
>  diartikan sebagai merasa malu, karena telah dijadikan
>  obyek seks gesek-gesek.
>
>  Yang menarik adalah, 52,94% pengakses khususnya dari
>  tingkatan pendidikan Diploma, S1 dan Pascasarjana
>  mengatakan bahwa mereka berusaha menghentikan
>  kebiasaan frotage setelah mengetahui hal ini adalah
>  penyimpangan seksual. Namun, 47,06% pengakses
>  khususnya dengan tingkatan pendidikan SMU dan juga
>  Diploma dengan variasi penghasilan antara Rp 2 juta
>  sampai Rp 5 juta, ternyata tetap berminat akan terus
>  melakukan kebiasaan frotage ini. Paling tidak, 62%
>  dari mereka adalah orang yang menyatakan melakukannya
>  hanya kadang-kadang, tidak terperinci sekali, dua
>  kali, ataupun tiga kali dalam seminggu.
>
>  Dari beberapa kasus yang sempat mendapatkan
>  pemberitaan, tentang para ibu muda yang merasa
>  "teraniaya" karena bagian belakang rok mereka
>  "kebasahan" oleh air mani si pelaku, hingga para ibu
>  muda ini menangis malu dan ada juga yang histeris
>  ketika mengadukan masalahnya kepada polisi, maka
>  perbincangan dan perhatian yang lebih serius atas
>  frotage agaknya diperlukan, sebelum hal ini menjadi
>  masalah yang berdampak luas dan ekstrem. Misalnya,
>  sampai merugikan nama baik seseorang, atau menimbulkan
>  korban penganiayaan atas orang yang melakukannya dari
>  orang-orang di sekitar. Sebab, bukan sekali dua kali
>  kita ketahui, bagaimana para pelaku "kejahatan" yang
>  dipergoki massa, kemudian dikeroyok dan dianiaya lebih
>  keras lagi.
>
>  Masalahnya, sejauh mana publik dan pakar telah
>  membicarakannya, dan lebih jauh lagi, bagaimana
>  aturan-aturan hukumnya dituangkan dalam pasal-pasal
>  yang jelas dan mengikat untuk menjerat secara hukum
>  para pelakunya, masih harus ditindaklanjuti oleh
>  pihak-pihak yang bertanggung jawab. Masyarakat umum
>  hanya perlu disadarkan, bahwa frotage adalah
>  penyimpangan seksual, dan sangat merugikan korban.
>
>  __________________________________________________
>  Do You Yahoo!?
>  Tired of spam?� Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
> ---
>  Website: http://toekangweb.or.id/
>  Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/messages
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>       �       To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/
> �
>       �        To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
> �
>       �        Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> Service.
>
>  

[Non-text portions of this message have been removed]



--- 
Website: http://toekangweb.or.id/
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/messages
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/toekangweb/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke