amiiin...
--- On Sat, 6/7/08, arief ludiantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: arief ludiantoro <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tqn] Sufi : Mengapa Muslim Tidak Bisa Bersatu?
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, June 7, 2008, 7:07 PM
Mengapa Muslim Tidak Bisa Bersatu?
Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani QS
Jakarta, 28 Januari 2002 / 14 Zulqaidah 1422
A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim.
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin
Sayyidinaa wa Nabiyyina
Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin
Ati’ullaha wa ati’ur rasula wa ulil amri minkum. ”
(An-Nisaa 4:59) “Patuhlah kepada Allah SWT, patuhi
Rasulullah SAW, dan patuhi pemimpin kamu.” Wa
minallahit tawfiq
“Keberhasilan hanya datang dari Allah SWT.”
Mengapa umat Islam sekarang tidak bersatu?
Kalimat tauhid, La ilaha ilallah Muhammadan Rasulullah
yang kita ucapkan mengandung pengertian yang sangat
dalam. Dengan mengucapkan kalimat itu, kita berarti
mengadakan hubungan dengan Allah SWT dan kepada
Rasulullah SAW. Kalimat inilah yang menyatukan umat
Islam, jika hal ini dilanggar akan mendapat hukuman
dari Allah SWT. Tidak hanya di mulut saja, sebenarnya
semua yang terkandung dalam sunnah Rasulullah SAW
menjadikan umat Islam bersatu.
Ketika kita salat, di lain waktu kita menipu orang,
bagaimana Muslim bisa bersatu. Pada saat naik haji di
mana setiap orang berpakaian putih. Semua mengatakan
bahwa kita sama. Padahal tidak demikian. Awliya Allah
mengetahui bahwa pakaian itu hanya untuk menutupi
tubuh kita saja, mereka tahu apa yang ada di dalam
hati kita. Itu bukan pakaian ihram namanya. Namun
Allah SWT membersihkan mereka dan juga padang Arafah
ikut mensucikan mereka dari segala macam kotoran dalam
hatinya.
Jika kita mengucapkan kalimat tauhid dengan sebenarnya
kita akan memperoleh Samudra Ketauhidan, bahrul tauhid
yang sebenarnya. Inilah yang menyatukan umat Islam.
Sekarang ini pemerintah Arab Saudi memberlakukan
peraturan haji yang bermacam-macam. Mereka
memilah-milah padang Arafah sesuai dengan ongkos naik
hajinya.
Yang ini untuk ONH biasa, yang itu untuk ONH plus, dan
yang lain untuk ONH plus…plus dan seterusnya. Apakah
kamu pikir Allah SWT menilai mereka berdasarkan hal
itu, apakah ini suatu keadilan?
Selain itu mereka juga menetapkan suatu kuota haji
yang membatasi jumlah jemaah dari suatu negara untuk
melaksanakan hajinya. Siapa yang bisa menjamin mereka
akan dipanjangkan umurnya hingga tahun depan,
sementara itu haji merupakan rukun Islam kelima yang
harus dipenuhi oleh mereka yang mampu. Allah SWT Yang
Mahaagung telah mencukupkan padang Arafah sebagai
tempat berkumpul dalam menunaikan haji.
Tempat itu tidak akan pernah kekurangan walaupun 10
juta orang memenuhinya.
Pada masa Rasulullah SAW segala peraturan itu tidak
ada. Tidak ada kelas-kelas tertentu, semua orang sama
dan dengan demikian Muslim dapat bersatu. Kalimat
tauhid adalah bendera persatuan umat Islam,
bersama-sama dengan hati yang teguh. Pada saat itu
Allah SWT mengangkat derajat kita. Pada awal
penciptaan manusia, malaikat merasa keberatan, untuk
apa Allah SWT menciptakan makhluk yang akan berbuat
kerusakan di muka bumi. Namun Allah SWT memerintahkan
mereka untuk bersujud kepada Adam AS dan mereka
langsung bersujud.
Mereka begitu suci. Bila kita bersih seperti malaikat,
kita mendapat cahaya Ilahi, maka kita akan bersatu.
Bayangkan, dua orang saudara di tempat yang sama,
mereka saling bertengkar, berselisih paham.Hal ini
juga terjadi pada pasangan suami-istri, ayah dan anak
tidak bisa akur. Ego menguasai mereka.
Rabiah al-Adawiyyah QS menjadi wali bukan karena
ibadahnya, tetapi karena kemampuannya mengontrol ego.
Suaminya biasa pulang dalam keadaan mabuk, namun ia
tetap menyambutnya dan membersihkan tubuhnya. Ketika
suaminya minta air, ia mengambilkannya, tetapi ketika
ingin diberikan, suaminya telah tertidur oleh karena
itu ia tetap menunggu sampai suaminya bangun dan ia
dapat memberikan air itu kepadanya.
Demikianlah ia menjadi suci dari pengaruh ego. Ia
mematuhi Allah SWT dan sangat memahami arti dari surat
an-Nisa': 34. Allah SWT memberinya berkah yang lebih
banyak dibandingkan yang didapat suaminya. Sekarang
para wanita bertanya mengapa pria diciptakan dengan
status yang lebih tinggi daripada wanita.
Tidak seperti Rabiah al-Adawiyyah QS. Dan ucapan
seperti itu akan mempengaruhi kita.
Allah SWT menguji mereka dengan mengirimkan kesulitan.
Dan dibalik ujian ini, sebenarnya Allah SWT sangat
menyayangi kita. Ujian itu adalah untuk melihat
keteguhan hati kita dan tanpa ujian, bagaimana kita
bisa mengalami kemajuan.
Allah SWT mengirimkan Iblis untuk menggoda manusia,
bukan para wali. Bila wali yang diturunkan itu terlalu
mudah, seperti halnya ketika Allah SWT mengirim Iblis
kepada Nabi Adam AS, bukannya malaikat. Nabi Adam AS
mewakili seluruh umat manusia.
Allah SWT mengujinya dengan memberi hubbul khulud
.
Umat manusia senang sekali dengan umur yang panjang
dan keinginan untuk menggapai apa saja. Allah SWT
mengetahui bahwa manusia selalu menginginkan lebih
bahkan mereka ingin hidup selamanya. Bahkan ketika
Allah SWT telah memberikan seluruh Surga pun, Nabi
Adam AS masih menginginkan pohon itu, sehingga tidak
ada artinya seluruh Surga bila pohon itu belum
dimilikinya.
Kelemahan kita adalah, kita tidak pernah merasa puas
dengan apa yang telah kita dapat dan lebih
menginginkan yang dimiliki orang lain. Kalau begitu
bagaimana Muslim bisa bersatu. Setan selalu berusaha
mendatangi dan menggoda manusia sebagaimana yang telah
dilakukannya kepada Nabi Adam AS.
Ketika Allah SWT menyuruh malaikat dan Iblis untuk
bersujud kepada Nabi Adam AS, malaikat langsung
bersujud walaupun pada awalnya mereka keberatan
mengenai penciptaan manusia ini. Mereka tahu makhluk
ini nantinya akan berbuat kerusakan di bumi. Begitu
Allah SWT memberi perintah, mereka langsung
mengerjakannya.
Dengan demikian segala persoalan menjadi selesai. Kita
juga bisa meniru hal itu, yaitu dengan menerima
perbedaan yang ada pada orang di sekitar kita. Kita
harus bisa menerima kekurangan orang lain, saling
menghormati dan memberi nasihat. Dengan demikian kita
akan bersatu.
Mengapa awliya bisa bersatu? Karena mereka tidak
pernah berselisih satu sama lain.
Mereka mengerti betul makna kalimat tauhid yang pada
dasarnya merupakan sebuah kontrak antara roh dengan
Tuhannya. Jika kita juga bisa memahami makna kalimat
tauhid dengan benar, Allah SWT akan menyatukan kita.
Allah SWT akan selalu menyelamatkan Islam sebagaimana
janji-Nya terdahulu, bahwa Islam tidak akan pernah
hancur. Setiap Muslim harus menghormati kontrak antara
roh dengan Tuhan, ketika Allah SWT bertanya, “Siapa
Aku dan Siapa engkau?” Dan semua menerima bahwa Allah
SWT adalah Tuhan mereka dan mereka adalah hamba-Nya.
Awliyaullah tidak akan membiarkan muridnya berputus
asa. Setiap malam mereka selalu mendatangi rumah
pengikutnya. Sadarilah bahwa setiap murid yang telah
berbay’at, rumahnya akan selalu dikunjungi awliya.
Bagaimana kamu bisa mengunjungi makam Rasulullah SAW,
namun kalian tidak menghormati orang lain? Jika kalian
mempunyai pikiran buruk terhadap sesama Muslim, Kamu
masih saling benci, saling dengki, dan membicarakan
keburukan orang, bagaimana mungkin umat Islam akan
bersatu?
Di masa Rasulullah SAW ada seorang yang dijanjikan
akan masuk Surga. Sayyidina ‘Umar RA mengamati orang
itu selama 3 hari. Dari pengamatannya Sayyidina ‘Umar
RA menyimpulkan tidak ada yang istimewa dalam
ibadahnya, beliau jadi heran dan bertanya kepada orang
itu, apa yang dilakukannya sehingga ia dijamin akan
masuk Surga. Orang itu menjawab bahwa setiap hari
sebelum tidur ia selalu berniat untuk memaafkan semua
orang yang telah menyakitinya, tidak hanya dengan
mulut tetapi juga dengan hati yang tulus.
Kita bisa melakukan hal yang lebih baik darinya, yaitu
mendoakan mereka, beristighfar atas nama mereka dan
berdoa kepada Allah SWT agar pahala yang didapatnya
dianugerahkan kepada mereka, semuanya. Inilah adab
yang diajarkan dalam tarekat. Jika tidak, kapan kita
akan bersatu?
Mengapa para awliya mengajarkan tarekat? Sebenarnya
adalah untuk menanamkan disiplin diri terutama untuk
menghilangkan hasad, benci dan kemarahan. Semoga Allah
SWT mengampuni kita dan membimbing kita ke jalan yang
benar. Bi hurmatil habib, Bihurmati Faatiha!
Wa min Allah at Tawfiq
Wasalam, arief hamdani
www.mevlanasufi. blogspot. com
HP. 08881335003, 0816830748
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com