Just Do It

.... Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka 
merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri....... (QS Ar Ra'd : 11)

Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional 
atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka 
dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. (HR. Ahmad)
 

Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua 
tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah. (HR. 
Ahmad)
 

Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan 
pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan 
kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani)



Walaupun mengerjakan pekerjaan pada bangunan yang sama, seorang tukang batu 
atau tukang kayu memiliki kapasitas kemampuan yang berbeda dengan pelaksana 
lapangan (civil engineer), maupun perancang bangunan (architect), namun apakah 
seorang tukang batu atau tukang kayu bisa menjadi pelaksana lapangan atau 
perancang bangunan ? tentu saja bisa  jika dia kembali menggali potensi dirinya 
untuk terus menuntut ilmu. Lalu bagaimana jika pertanyaan di balik apakah bisa 
seorang pelaksana lapangan atau perancang bangunan menjadi tukang kayu atau 
tukang batu ? bisa saja tapi jelas ada ke engganan untuk turun pada tingkat 
yang lebih rendah karena pertanyaannya adalah "untuk apa ?".

Pada banyak sisi potensi pikiran jauh lebih di hargai dari pada kemampuan fisik 
walau pada kenyataanya fikiran tanpa perbuatan adalah omong kosong.  "Ketika 
aku mendengar terkadang aku suka lupa, ketika aku melihat aku berusaha untuk 
mengingat, namun ketika aku berusaha barulah aku bisa mengerti " (confencius)

Banyak hal yang tidak mungkin terjadi bisa di lewati dengan sebuah usaha namun 
banyak juga yang tidak bisa mendapatkan sesuatu yang mudah untuk di jangkau 
tetapi terlewatkan karena kita terlalu lama memikirkan cara untuk memulainya. 
Ketika pertama kali melawan penjajah negeri ini, kita tidak tahu kapan bisa 
merdeka dengan persenjataan yang tidak seimbang, namun para pahlawan negeri ini 
melakukan apa yang bisa mereka perbuat hari itu untuk bisa kita nikmati hari 
ini.

Biarkan aku mendengar ketika kau berbicara dan menjadi saksi ketika kau melihat 
dan terakhir ijinkalah aku melaksanakan apa-apa yang kau fikirkan dengan satu 
syarat silahkan tinggal kan seluruh harapanmu padaku - kata punggawa (ken arok) 
kepada sang raja (tunggul ametung) yang kelak menggulingkan kekuasaannya 

so ...just do it ...jangan gantungkan harapan kita pada apapun selain Allah SWT 
...termasuk pada perusahaan tempat kita bekerja sekalipun.

Salam 

David

Kirim email ke