HEY INI MAH BUKAN GUA YANG NULIS
GUA JUGA KAUM MINORITAS !!!
ternyata memang #*&^%$@ nich yang nulis!
sorry kalo ngeganggu kalian-kalian
tolong gua kasih tau orang yang nulis ini sekalian BOM (kalau mau, kalau
enggak ya nggak apa-apa)aza biar pening
enak kali pake punya orang


Hell Knight
Doomsday.Inc



Hell Knight wrote:

>  -----Original Message-----
> From: Fathoni Usman <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: 20 Nopember 1998 17:11
> Subject: [riska-forum] seruan jihad
> >-From: KAMMI
> >To: kammi
> >Subject: {KAMMI} Selebaran dari msj. Al Azhar
> >Date: Wednesday 18 November 1998 23:00
> >
> >Ass.wr.wb
> >
> >Saudara-saudaraku sekalian, silahkan baca selebaran yang ana dapatkan
>
> >dari masjid Al Azhar dalam acara Forum Ukhuwah Islam yang dihadiri
> oleh
> >Amien Rais, Ali Yafie dll, hari Senin, 16 Nov 98.
> >Tolong dibaca ya.....jangan didelete.......
> >
> >Afwan wa syukron katsiir
> >
> >Wassalam
> >Fia
> >
> >Nb: masih ada satu lagi yang belum sempat kukirimkan.
> >
> >
> >                    SERUAN JIHAD !!!
> >          KOMITE UMAT ISLAM PEMBELA KONSTITUSI
> >
> >                      WASPADAI
> >             KELOMPOK MINORITAS EKSTRIM
> > (FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD DAN BARISAN NASIONAL)
> >
> >
> >Assalamu'alaikum wr.wb
> >
> >Pada hari Jum'at, 13 November 1998 telah terjadi insiden yang
> >menyebabkan jatuhnya korban baik dari pihak mahasiswa
> >Forkot/Famred/Forbes/Komrad, aparat militer dan anggota PAM SWAKARSA.
>
> >Setidaknya telah jatuh 5 korban jiwa di kalangan mahasiswa, 4 korban
> jiwa di kalangan PAM SWAKARSA dan seorang pelajar. Selain itu, ratusan
> orang menderita luka ringan maupun berat.
> >
> >Apa yang sesungguhnya terjadi ? Sejak bulan Oktober 1998, BARISAN
> >NASIONAL, sebuah organisasi yang didirikan kalangan sekuler abangan
> dan
> >islamophobia, telah menyatakan bahwa Habibie harus turun dan segera
> >bentuk pemerintahan transisi yang disebut KOMITE RAKYAT INDONESIA
> (KRI)
> >atau presidium yang terdiri dari segelintir orang. Kemal Idris,
> Sarwono
> >Kusumaatmadja, Siswono Yudohusodo, Usep Ranawijaya, Sri Edi Swasono,
> >Sukmawati Sukarnoputri, Roch Basuki, Permadi, Haryadi Darmawan,
> Arifin
> >Panigoro, Rahmat Witoelar, Ratna Sarumpaet, Sandyawan adalah beberapa
>
> >orang yang duduk di BARISAN NASIONAL itu. Mereka mengancam jika
> >pemerintahan Habibie tidak turun, maka mereka akan mengerahkan massa
> >untuk menduduki Gedung DPR/MPR seperti yang dilakukan pada 18-22 Mei
> >1998. Tokoh-tokoh yang mereka inginkan duduk dalam KOMITE RAKYAT
> >INDONESIA antara lain : Kemal Idris, Megawati Sukarnoputri, Sukmawati
>
> >Sukarnoputri, Permadi, Ali Sadikin, Ratna Sarumpaet, Sarwono
> >Kusumaatmaja, Siswono Yudohusodo, Rahmat Witoelar dan lain-lain.
> >
> >Sejak awal meraka ini bersikap menolak Sidang Istimewa karena
> >hasil-hasilnya, terutama menyangkut Pemilu bakal merugikan kelompok
> >mereka. Orang-orang BARISAN NASIONAL dan lembaga-lembaga milik
> kalangan
> >sekuler abangan yang dibelakangnya juga didukung mantan Pangab
> Katolik
> >Leonardus Benny Moerdani dan sebuah lembaga tangki pemikiran Katolik
> >CSIS (Center for Strategic and International Studies), tidak ingin
> >Habibie, yang ketua Umum ICMI dan dekat dengan kalangan Islam itu,
> tetap
> >bertahan. Karena itu, melalui rapat-rapat panjang mereka sejak
> kejatuhan
> >Soeharto, mereka memutuskan harus menggulingkan pemerintahan Habibie
> >pada Sidang Istimewa.
> >
> >Dalam rapat tanggal 5 November 1998 di Rumah Makan Bintang, Jalan
> Ampera
> >
> >Raya, berkumpullah tokoh-tokoh yang berniat melakukan makar dan
> >pengulingan kekuasaan terhadap pemerintahan yang sah. Rapat itu
> >dilakukan atas inisiatif kelompok RSJ (Revolusi Sekarang Juga) yang
> >ditandatangani Roch Basuki, seorang pendukung PDI Perjuangan dengan
> >mengundang 18 wakil organisasi yaitu Aldian (FORKOT), Safik (FAMRED),
>
> >Sarbini (FKSM), Indah (KOMRAD), Lexy Lumentut (NEGARA INDONESIA
> TIMUR),
> >Umam (GMNU), Rozy Munir (GKPB), Usep Ranuwiharja (WIRAGAMA/PNI), Kun
> >Sukarno (GIB), Ratna Sarumpaet (SIAGA), Haryadi  Darmawan (GRN),
> Benny
> >Fatah (PBN), Suparlan (PDI), Baskara (GMNI), Syaiful Sulun (BARISAN
> >NASIONAL), dan Theo Syafei (BARISAN NASIONAL/PDI MEGA/TOKOH KATOLIK).
>
> >Dalam pertemuan itu, mereka membuat TOR PENYUSUNAN INFRASTRUKTUR
> >REVOLUSI untuk melakukan REVOLUSI RAKYAT dalam merebut kedaulatan
> >negara. Karenanya, harus diciptakan suasana revolusioner yang dengan
> >sigap harus ditangkap infrastruktur revolusi yang solid. Bentuk
> pertama
> >adalah KOMITE RAKYAT INDONESIA (KRI). Karena itu harus ditentukan apa
>
> >yang dimaksud dengan "musuh bersama" dan "kawan revolusioner". Pada
> >tanggal 12 Novewmber, berdasarkan dokumen ini, harus dilakukan
> >demonstrasi besar-besaran dipusatkan di Jakarta untuk menduduki
> Gedung
> >DPR/MPR, sedangkan di daerah-daerah merebut sarana vital. Aksi ini
> harus
> >dipelopori oleh komponen FORKOT, FAMRED, FORBES, KOMRAD dan semua
> unsur
> >yang ikut rapat.
> >
> >Bagaimana sikap umat Islam ? Sikap umat Islam seperti tertuang dalam
> >hasil-hasil Kongres Umat Islam di Asrama Haji, Pondok Gede 2-7
> November
> >1998 dan tercermin dalam Apel Siaga Umat Islam di Stadion Utama
> Senayan
> >Jakarta, 5 November 1998, menyatakan mendukung Sidang Istimewa.
> >Pertimbangannya SI ini akan membawa bangsa Indonesia menuju sistem
> yang
> >demokratis yang dicita-citakan rakyat banyak terutama dengan adanya
> >Pemilihan Umum bulan Mei 1999. Bagi Umat Islam, proses konstitusional
>
> >harus dijalankan dalam setiap tahap reformasi dan menolak cara-cara
> >anarkis serta memaksakan kehendak seperti yang diperlihatkan
> mahasiswa
> >yang tergabung dalam FORKOT (FORUM KOTA/FORUM KOMUNIS TOTAL), FAMRED
> >(FORUM AKSI MAHASISWA UNTUK REFORMASI DAN DEMOKRASI), KOMRAD (KOMITE
> >MAHASISWA RADIKAL) dan
> >FORBES (FORUM BERSAMA).
> >
> >FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD adalah kelompok mahasiswa yang terdiri
> >dari kalangan mahasiswa minoritas Katolik/Kristen berbasis di
> >Universitas Katolik Atmajaya (UNIKA ATMAJAYA)dan Universitas Kristen
> >Indonesia (UKI). Sebagian lagi berlatarbelakang SOSIALIS KOMUNIS,
> >walaupun secara formal bisa saja
> >
> >beragama Islam. Jadi mereka yang berunjuk rasa pada hari Kamis di
> Tugu
> >Proklamasi dan hari Jum'at di Semanggi dengan cara brutal dan anarkis
>
> >bukanlah gambaran suara mahasiswa umumnya, mereka hanya sekelompok
> >mahasiswa saja. Sebagian besar mahasiswa Indonesia, seperti Mahasiswa
>
> >Universitas Indonesia, IPB, ITB, UGM, IKIP Jakarta, UNDIP, UNAIR dll
> >umumnya menyetujui SI dengan berbagai catatan dan kritik. Mereka yang
>
> >terakhir itulah mahasiswa Indonesia yang murni. Sedangkan
> >FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD adalah tunggangan dari kelompok elit
> politik
> >BARISAN NASIONAL, CSIS, LB MOERDANI dan barisan sakit hati yang anti
> >Islam, sekuler dan abangan. Kita tahu dana mereka besar, baik dari
> luar
> >negri maupun dalam negri.Amerika Serikat ikut mendanai mereka.
> >Pengusaha-pengusaha dalam negri spt Arifin Panigoro, Sofyan
> Wanandi,dan
> >Siswono, juga memberikan dana yang tidak terbatas.
> >
> >Kalangan minoritas ekstrim ini juga didukung oleh media massa milik
> >mereka yang secara gencar menyiarkan dan mengeksploitasi segala
> berita
> >yang menguntungkan mereka. Media massa mereka, spt KOMPAS, SUARA
> >PEMBARUAN,MEDIA INDONESIA, MERDEKA, JAKARTA POST, RCTI, SCTV,
> >RADIO SONORA, RADIO TRIJAYA, dan masih banyak lagi, secara
> >terang-terangan telah berhasil menciptakan opini bahwa kalangan
> >mahasiswa FORKOT/FORBES/FAMRED/KOMRAD teraniaya. Mereka juga berhasil
>
> >menciptakan opini bahwa pendukung SI telah melakukan
> tindakan-tindakan
> >makar, brutal, dan anarkis. Mahasiswa FORKOT, bernama Anas Alamudi,
> yang
> >dikenal sangat kekiri-kirian dengan sengaja dan brutal menabrakan VW
> >Safari berwarna merah miliknya ke lapisan barikade aparat sehingga
> >menimbulkan korban di kalangan aparat dan maupun wartawan. Namun
> media
> >massa milik kalangan minoritas justru memutar balikkan fakta sehingga
>
> >seolah-olah mahasiswa FORKOT itu yang menjadi korban.
> >
> >Dalam insiden di Semanggi hari Jumat malam, mahasiswa FORKOT /FAMRED/
>
> >FORBES/KOMRAD yang berbasis di Unika Atmajaya melakukan provokasi
> dengan
> >melakukan lemparan batu-batu besar dan bom molotov. Ratusan bom
> molotov
> >telah mereka siapkan di Atmajaya, begitu pula dengan senjata tajam,
> >golok, dan batu-batu. Tetapi, lagi-lagi media massa milik kalangan
> >minoritas ekstrim itu berhasil mengekspose hanya senjata PAM SWAKARSA
>
> >berupa bambu, padahal hanya beberapa saja bambu yang diruncingkan.
> >Itupun tidak pernah digunakan. SCTV, RCTI, Radio Trijaya dan Sonora
> >terutama yang paling gencar menyiarkan kebohongan-kebohongan ini.
> >
> >Bahkan Media Massa ini sama sekali tidak mau menyiarkan berita korban
>
> >dari pihak pendukung SI. Tiga orang yang ikut mendukung SI MPR, telah
>
> >dibantai oleh massa FORKOT dan massa brutal lain di sekitar jembatan
> >Cawang pada hari Jumat.
> >Ketiga orang itu tewas dengan mengenaskan. Mata mereka ditusuk dengan
>
> >benda runcing, muka mereka lebam dan bersimbah darah, mulut mereka
> >hancur dipukul batu dan diinjak-injak. Semua identitas mereka
> >dihancurkan. Dompet dan uangpun juga dirampas. Ketiga orang itu
> >diperlakukan sebagai binatang.
> >
> >Korban dari PAM SWAKARSA juga jatuh di dekat Hotel Le Meridien.
> Seorang
> >santri dari pesantren At Taqwa bernama Faisal, 19 tahun, dipukul
> secara
> >brutal oleh mahasiswa FORKOT dan massa liar di Sudirman hingga
> mukanya
> >hancur, badannya hancur. Ia tidak bisa teriak meminta tolong apalagi
> >seorangpemuda beringas melompat-lompat di atas tubuhnya. Peristiwa
> ini
> >terekam berita TPI pukul 17.00. Akhirnya Faisal, santri yang santun
> dan
> >pendiam itu, syahid di bawah kekejaman tangan-tangan biadab mahasiswa
>
> >FORKOT dan massa liar di sekitar Semanggi.
> >
> >Siapakah Anggota "PAM SWAKARSA" ? Sebenarnya istilah PAM SWAKARSA
> >bukanlah istilah yang datang dari orang-orang yang kemudian bergabung
>
> >dalam barisan pendukung SI. PAM SWAKARSA itu nama yang diberikan oleh
>
> >POLDA. Tidak semua pendukung SI dikategorikan PAM SWAKARSA, sehingga
> >istilah ini sangat merugikan karena seolah-olah PAM SWAKARSA itu
> >bentukan ABRI. Tapi karena gencarnya opini yang dibentuk oleh media
> >massa mereka, maka jadilah PAM SWAKARSA identik dengan siapa saja
> yang
> >mendukung SI. Para pendukung SI yang mereka sebut "PAM SWAKARSA" itu
> >sebenarnya adalah
> >
> >pemuda-pemuda, ulama-ulama, dan santri - santri dari berbagai
> pesantren
> >se-Jabotabek dan anggota organisasi massa Islam secara perorangan,
> >Pelajar Islam Indonesia (PII), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Himpunan
> >Mahasiswa Islam (HMI), Pemuda Muslimin Indonesia, Badan Koordinasi
> >Pemuda Remaja Masjid Indonesia(BKPRMI), Pemuda Islam, Gerakan Pemuda
> >Anshor, Ikatan Mahasiswa
> >
> >Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, Angkatan Muda Islam
> Indonesia
> >(AMII), Pemuda Islam Banten, dll. Mereka atas inisiatif sendiri
> >membentuk komite pendukung SI karena amanat Kongres Umat Islam antara
>
> >lain harus mendukung terlaksananya SI  dan menghadapi gerakan anti SI
>
> >yang dilakukan BARISAN NASIONAL, FORKOT dll. Mereka juga mengemban
> >amanat Apel Siaga Umat Islam yang dipelopori Forum Ulama Habaib dan
> >tokoh masyarakat Betawi.
> >
> >Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat jangan terpancing dengan
> >tipu daya kaum kafirin, musyrikin dan fasikin melalui segala cara
> untuk
> >memojokkan dan mengadu domba umat Islam. Surat At Taubah : 48,
> >"Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan
> >mereka mengatur berbagai macam tipu daya untuk (merusak)mu, hingga
> >datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah agama Allah,
> >padahal mereka tidak menyukainya".
> >
> >Apa langkah kita selanjutnya ? SI akhirnya berjalan baik, banyak
> >aspirasi umat dan rakyat umumnya tercapai dengan sedikit kekurangan
> >disana-sini. Itulah
> >hasil maksimal MPR kali ini. Mudah-mudahan MPR hasil pemilu 1999 akan
>
> >lebih baik.
> >Setidaknya kita harus jaga hasil SI ini karena di dalamnya menjamin
> >keberlangsungan pemilu. Umat Islam menginginkan Pemilu,sedangkan
> >kalangan minoritas ekstrim Katolik/Kristen takut terhadap Pemilu,
> begitu
> >juga dengan BARISAN NASIONAL, CSIS, dan TOKOH REFORMIS GADUNGAN.
> >
> >Namun rupa-rupanya, mahasiswa FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD dan
> >massa liar rusuh tidak puas karena gagal menembus Gedung MPR/DPR
> Jumat
> >malam. Mereka melakukan terus aksi massa yang brutal dan anarkis
> >sepanjang Sabtu sehingga terjadi kerusuhan besar di Jakarta.
> Mobil-mobil
> >kembali dirusak dan dibakar, jalan-jalan doblokade oleh mereka,
> >masyarakat dicekam ketakutan.
> >Mereka mulai menjarah. Sementara itu, BARISAN NASIOANAL melalui SRI
> EDI
> >SWASONO dan KEMAL IDRIS menginginkan terbentuknya KOMITE RAKYAT
> >INDONESIA dan membubarkan MPR yang ada sekarang. Dengan begitu
> Habibie
> >turun dan merekalah yang berkuasa. Mereka ingin merebut kekuasaan
> saat
> >ini juga, dan mahasiswa FORKOT/FORBES/FAMRED/KOMRAD adalah ujung
> tombak
> >mereka.
> >
> >Menghadapi situasi seperti ini, ikhwan fillah, mau tidak mau kita
> harus
> >bersikap. Jika sampai kaum kafir dan fasiq yang menguasai negri kita,
>
> >maka Umat Islam sudah pasti akan ditindas, bahkan melebihi masa-masa
> >Beny Moerdani. Kan terulang lagi pembantaian Tanjung Priok, Lampung,
> >Haur Koneng, dsb. Oleh karena itu,jika pemaksaan kehendak yang
> dilakukan
> >kaum minoritas ekstrim ini telah mencapai titik kekuasaan maka
> >satu-satunya jalan, satu-satunya cara yang bisa ditempuh setelah kita
>
> >bersabar sekian lama maka :
> >
> >KITA HARUS BERJIHAD DI JALAN ALLAH. KITA HARUS PERANGI KAUM KAFIR
> >DAN FASIQ YANG MEREBUT KEKUASAAN DAN INKONSTITUSIONAL. KITA
> >HARUS PERANGI BARISAN NASIONAL, CSIS, FORKOT/FAMRED/FORBES
> >/KOMRAD, DAN SEGALA UNSUR MINORITAS EKSTRIM YANG BERMAIN DI
> >BELAKANG AKSI-AKSI INI DENGAN CARA PERANG FISIK !!!
> >
> >MARILAH KITA PENUHI PANGGILAN ALLAH UNTUK BERJIHAD DENGAN
> >AMWAL (HARTA)DAN ANFUS (JIWA), MENEGAKKAN DINULLAH DAN
> >MENCAPAI MARDHATILLAH. JIKA KITA GUGUR DALAM PEPERANGAN INI
> >MAKA KITA INSYA ALLAH AKAN MENJADI SUHADA.
> >
> >Wassalamualaikum wr.wb
> >
> >" PERANGILAH MEREKA, NISCAYA ALLAH AKAN MENYIKSA MEREKA DENGAN
> >TANGAN-TANGANMU DAN ALLAH AKAN MENGHINAKAN MEREKA DAN
> >MENOLONGMU  TERHADAP MEREKA, SERTA MELEGAKAN HATI ORANG-
> >ORANG YANG BERIMAN " (AT TAUBAH : 14)
> >
> >" DAN PERANGILAH MEREKA ITU, SEHINGGA TIDAK ADA FITNAH LAGI
> >DAN (SEHINGGA)AGAM ITU HANYA UNTUK ALLAH BELAKA. JIKA MEREKA
> >BERHENTI (DARI MEMUSUHI KAMU), MAKA TIDAK ADA PERMUSUHAN (LAGI)
> >KECUALI TERHADAP ORANG-ORANG YANG DZALIM " (AL BAQARAH : 193)
> >
> >" ORANG-ORANG YANG BERIMAN DAN BERHIJRAH SERTA BERJIHAD DI
> >JALAN ALLAH DENGAN HARTA BENDA DAN DIRI MEREKA, ADALAH LEBIH
> >TINGGI DERAJATNYA DISISI ALLAH, DAN ITULAH ORANG-ORANG YANG
> >MENDAPATKAN KEMENANGAN" (AT TAUBAH : 20)
> >
> >" KATAKANLAH : JIKA BAPAK-BAPAK, ANAK-ANAK, SAUDARA-SAUDARA,
> >ISTRI-ISTRI KAUM KELUARGAMU, HARTA KEKAYAAN YANG KAMU USAHAKAN,
> >PERNIAGAAN YANG KAMU KHAWATIRI KERUGIANNYA, DAN RUMAH-RUMAH
> >TEMPAT TINGGAL YANG KAMU SUKAI, ADALAH LEBIH DICINTAI DARIPADA
> >ALLAH DAN RASULNYA DAN (DARI) BERJIHAD DI JALANNYA, MAKA  TUNGGULAH
> >SAMPAI ALLAH MENDATANGKAN KEPUTUSAN-NYA. DAN ALLAH TIDAK MEMBERI
> >PETUNJUK KEPADA ORANG-ORANG FASIQ."
> >(AT TAUBAH : 24)
> >
> >Catatan :
> >Kepada seluruh kaum muslimin di Jakarta dan seluruh Indonesia, harap
> >seruan ini disebarluaskan kepada ikhwah-ikhwah yang lain
> >sebanyak-banyaknya.
> >
> >
> >
> >




P's shop - Warez & HPVAC Online Shop - at http://surf.to/pshop/
_______________________________________________________________________________
AC MaiList                        Admin: Andry Christian <[EMAIL PROTECTED]>
Hosted by :                 Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
www.BATavia-Online.com  UnSubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke