Saya ingin berbagi pengalaman nih:

Ketika dulu saya diserahi ngurusi lab komputer FE (kira-kira setahun
lebih),waktu itu saya sempet ngelus dada sebab komputer yang dimiliki
sudah "kuno" (waktu itu sih belum seberapa kuno masih menggunakan versi
286 an). Waktu saya mikir mbok kalau bisa disediakan versi 486 an paling
tidak 386. Tapi belum sampai ide itu dilontarkan saya sudah diwanti-wanti
nggak ada dana. Lha kalau sudah begini yo wis. Ketika itu MS Word baru
mulai rame digunakan. Saya sebenarnya


On Thu, 2 Dec 1999, Hertoto Eko Prasetyotomo wrote:

> Waduh lagi-lagi masalah Brainware sih? Ini sih sama aja membicarakan
> masalah ayam dan telur, nggak akan ada habis-habisnya.. Bagaimana nich
> Undip menyosong era millenium baru. Masak gitu-gitu aja.
> 
> Sekedar pengalaman saya ketika jadi mahasiswa di UNDIP. Ketika saya
> mengambil mata kuliah pengantar ilmu komputer (saya jurusan akuntansi),
> yang diajarkan adalah matakuliah yang sudah usang. Saya ingat sekali saya
> diajarkan bahasa basic. Maaf saya nggak bilang kalo itu buruk namun
> misleading khan kalo begitu. Berguna sih membentuk logika dan alur pikir.
> (karena itu bahasa pemrograman), tapi nggak tepat guna khan?. Kenapa nggak
> diajarin microsoft office (atau linux sekalian)? Atau kenapa nggak
> mengintegrasikan kedalam mata kuliah. Saya walaupun jurusan akuntansi,
> nggak masalah kalo diajar pake SPSS atau SAS. Masih ada gunanya untuk
> mendalami ilmu statistik.
> 
> Anyway, saya sebenarnya pernah keki sama pak Riasto yang mengajarkan
> statistik kepada saya. Bayangkan saya harus ngapalin rumus statistik segitu
> banyak, soalnya ujiannya bakal close book. Akibatnya malah banyak
> temen-temen saya yang bikin cheating sheet. Gimana nich pak Riasto, tepat
> guna nggak metode pengajaran statistik seperti itu. Saya pikir lebih baik
> open book aja khan? Atau pak riasto kasih aja data-data seperti rata-rata,
> standar deviasi, dsb. Soalnya? Suruh mahasiswa mengintepretasikannya!.
> Karena dalam prakteknya kita toh nggak bakal menghitung secara manual..
> Paling-paling masukin ke SPSS, SAS atau EXCEL. Keluar output statistiknya,
> selesai. Pekerjaan tersulit justru intepretasinya khan? Gimana Pak Riasto?
> atau punya alasan lain yang nggak saya mengerti dari sisi pengajaran?
> 
> Best Regards,
> Hertoto Eko Prasetyotomo
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> At 06:54 PM 12/2/99 +0000, you wrote:
> >Bung Riasto,
> >
> >Kalau informasi anda ini valid, saya paling prihatin dan malu....
> >
> >
> >Salam,
> >AM
> >
> >>
> >> >Wah ini sih masalah hardware kali ya?... Saya pikir nggak semua dosen di
> >> >Undip ikutan milis ini (atau jangan-jangan nggak pernah akses internet
> >> >lagi)....
> >> >Tapi sepertinya respon mengenai recruitment selalu ditanggapi dengan 
> >>baik.
> >> >Saya ingat beberapa perusahaan yang melakukan recruitment langsung 
> >>mendapat
> >> >respon yang memadai, seperti Astra, Prasetio, Utomo, & Co,
> >> >Hanya ada satu syarat.... HUBUNGI MEREKA (PD III) LEWAT AIRMAIL...ALIAS
> 
> >> >NGGAK PAKE INTERNET?
> >> >Gimana nich Pak Riasto... kita perlu mungkin bikin internet murah untuk
> >> >almamater kita tercinta. Jadi tiap civitas akademia UNDIP bisa akses 
> >>lebih
> >> >murah. Mungkin bisa dijajaki lewat pak Ono. W. Purbo (ITB). Sepertinya 
> >>dia
> >> >punya solusi yang murah untuk akses internet.
> >> >
> >>
> >>Tahun 1995 kebetulan FE dapat hibah duit dari alumni sebesar Rp 25 juta dan
> >>pada waktu itu PD III nya langsung mengajukan proyek pengadaan komputer
> >>untuk internet. Nah saya waktu itu lagi merintis menghidupkan kembali
> >>BULETIN FE dan usulan itu saya penggal dan protes karena nantinya apakah
> >>Fakultas mau menyediakan internet itu untuk mahasiswa ? Kalau iya gimana
> >>biayanya.
> >>Dan saya pada waktu buletin itu terbit langsung disuruh ditutup buletinnya
> >>karena menentang kebijaksanaan Pimpinan FE, yahhh inilah gaya birokrat
> >>....kayak Harmoko mimpin DEPPEN.
> >>Dan proyek itu tetap jalan, beli 3 komputer lengkap dengan internetnya, 
> >>yang
> >>satu akses lewat idola pakai namanya Imam Ghozali dan satu lagi akses lewat
> >>Indosatnet. Tapi akhirnya kesulitan segalanya, Fakultas nggak mau bayar
> >>biaya internet karena semua menggunakan nama Imam Ghozali dan sulit untuk
> >>dibuat SPJ dinas, akhirnya. Saya malah dikira ikut-ikutan akses lewat
> >>internetnya Fakultas padahal sumpah mati saya nggak pernah pakai internet
> >>Fakultas karena komputernya berada di ruang PD I dan PD III.
> >>Akhirnya sekarang bubar jalan karena nggak ada yang pakai dan setahu saya
> >>malah dipakai oleh salah seorang staff ahli PD I untuk browsing gambar 
> >>porno
> >>setiap hari.....wah memang nggak mutu deh, wong dahulu saya malah ingin 
> >>agar
> >>semua persoalan akademik di akses lewat e-mail, misalnya ngumpulin soal 
> >>atau
> >>ngumpulin nilai ujian....kan bisa lebih cepat.....tetapi ya bloon tuh......
> >>benar kok bukan Hardware atau Softwarenya tetapi brainwarenya.......hehehhe
> >>Anda alumni harus lebih maju lho ya.
> >>Salam
> >>
> >>______________________________________________________________
> >> >From "Riasto Widiatmono" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> >>Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> >>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
> >
> >______________________________________________________
> >Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> >______________________________________________________________
> >>From "Aji Mustoko" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> >Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> 
> >DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
> > 
> 
> ______________________________________________________________
> >From Hertoto Eko Prasetyotomo <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
> 



______________________________________________________________
>From Ibnu Widiyanto <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke