KEUNGGULAN ATHEISME

Suatu Tanggapan Untuk Pak Ogah

Bila agama dan atheisme ditandingkan dalam suatu kontes kampanye maka agama
akan kalah telak simply karena praktek agama sangat menyimpang dari apa
yang digembar-gemborkan. Oleh karena itu pengikut atheisme tak perlu
repot-repot menjual ide atau menawarkan solusi, cukup hanya menhitungi
fakta mengenai kebobrokan moral, kemunafikan, penindasan, kekerasan
yang dilakukan oleh pemimpin-2 agama dan para pengikutnya.

Sepengetahuan saya atheisme adalah bukan suatu paham yang original yang
muncul secara natural seperti agama-2 atau aliran kepercayaan, melainkan
merupakan suatu reaksi terhadap kegagalan agama dalam menciptakan suatu
masyarakat manusia yang beradab, damai, adil dan makmur. Dunia barat
adalah ladang atheisme yang amat subur sebab masyarakat disana
selama dua milinea telah kenyang dengan kekerasan, penindasan,
eksploitasi, penjajahan, "slavery' dan segala macam tinddakan inhuman
yang dilakukan oleh gereja.

Atheisme bukan muncul oleh karena majunya peradaban, sains dan teknologi
di dunia barat. Kemajuan sains dan teknologi yang bermula dari renaisance
memang telah membantu masyarakat Eropa untuk membebaskan diri dari
bayangan dark ages dari kekuasaan gereja. Namun kemajauan sains dan
teknologi bukanlah pencetus dari atheisme. Sebaliknya gerakan atheisme
pertama muncul bersama kekuatan komunisme dimana justru menentang revolusi
industri yang melahirkan kapitalisme yang menghisap darah proletar.
Sementara itu pihak gereja menikmati ledakan teknologi tsb dengan menjalin
rekanan dengan para kapitalis. Demikian pula para missionaris adalah pihak
pemetik keuntungan atas keunggulan teknologi militer dari bangsa barat
terhadap bangsa-2 Asia dan Afrika pada masa kolonial.

Dilain pihak agama, kepercayaan atau semacamnya nampaknya muncul secara
natural,inherent dalam kesadaran masyarakat manusia. Tidak perduli apakah
suatu masyarakat sangat primitif dan lemah atau amat modern dan perkasa
secara natural mereka menyadari akan adanya suatu supreme being yang jauh
lebih perkasa dari mereka. Betapa perkasanya dan independennya bangsa-2
seperti ancient Egypt, Yunani, Romawi namun mereka tidak atheis. Bahkan
mempunyai tuhan lebih dari satu. Pada jaman kejayaan Romawi bangsa-2 lain
jauh terbelakang (kecuali Persia) (bandingkan dengan jaman kejayaan
Amerika dimana puluhan bangsa bisa bersaing dengannya), oleh karena itu
kalau jujur tidak ada dasar bagi manusia jaman sekarang untuk merasa
dirinya mahluk yang paling perkasa di jagad ini meskipun ybs memiliki
US citizenship. Sekali lagi menurut hemat saya atheisme adalah sekedar
reaksi dari kegagalan pihak agama.

Benarkah agama telah mengalami kegagalan?. Karena agama berada dalam
kekuasaan tangan manusia maka ia senantiasa memerlukan pembaharuan
dan pelurusan. Oleh karena itu dalam kepercayaan monotheisme Yudeo -
Arabic, nabi datang silih berganti untuk memperbaharui dan meluruskan
wahyu illahi yang telah dikorup oleh masyarakat manusia. Yesus sama
sekali tidak bermaksud untuk mendirikan agama kristen melainkan berusaha
untuk meluruskan dan memperbaharui intrepertasi Torah yang mengalami
korupsi dari kaum Parisi. Demikian pula Muhammad saw tidaklah mendirikan
agama baru melainkan suatu gerakan pembaharuan dan pelurusan dari
wahyu yang sama yang disebut Islam. Telah banyak bukti tanpa pembaharuan
dan pelurusan agama berubah menjadi alat penindas yang mengerikan.

Pada awalnya Islam mengalami penyebaran yang amat luar biasa karena
islam membawa pembaharuan dan pelurusan. Islam membawa pembebasan,
persamaan hak, keadilan dan pemihakan terhadap kaum miskin dan lemah.
Namun prakteknya sekarang saya harus mengakui bahwa apa yang dikritikkan
pak Ogah alias "Raden" Bambang Ekalaya banyak benarnya. Sebagai salah satu
contoh adalah masyarakat agama Islam kembali membenamkan kembali hak-hak
wanita dan banyak mempergunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah yang
ada, dst.


(bersambung)






______________________________________________________________
>From Eko Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke