|
Hari ini Gus Dur ke Bandung, dan
menjawab demo Mahasiswa tentang pernyataannya halalnya
Ajinomoto
beliau berkata.
Halal vs Haram
Ajinomoto
Gus Dur Halalkan Ajinomoto Demi 1,3 Miliar Dolar Laporan: ANTARA Bandung-RoL--Kenapa Presiden Abdurrahman Wahid tiba-tiba menyatakan bahwa Ajinomoto halal? Ternyata menurut pengakuannya demi investasi dari perusahaan Jepang tersebut yang senilai 1,3 miliar dolar. ''Mencegah kemadhorotan dengan ditutupnya Ajinomoto, artinya Indonesia akan kehilangan sebanyak 1,3 miliar dolar AS dan pengangguran akan semakin bertambah banyak,'' kata Abdurrahman kepada pers, di Bandara Husein Sastranegara, Rabu (10/01/01), sebelum terbang ke Jakarta seusai menghadiri Silaturahmi Nasional Alim Ulama dan Eksponen Angkatan 45 di Gedung Merdeka, Bandung. Dijelaskan Abdurrahman alias Gus Dur, MUI yang mengharamkan Ajinomoto mendasarkan penetapan hukumnya berdasarkan azas pemanfaatan (intifaa'), karena mengandung (memanfaatkan) unsur babi. Sedangkan dirinya menggunakan azas hukum Dar ul mafaaasid muqoddamun a'la jalbil masholih (menghilangkan kemadhorotan didahulukan, ketimbang mengambil kemaslahatan-red). Penjelasan ini menurut Presiden Gus Dur sangat penting guna menghindarkan salah pengertian dengan MUI, dengan adanya perbedaan pendapat dalam kasus Ajinomoto itu. ''Saya sangat menghargai MUI", tandas Presiden yang didampingi Menteri Agama Tolhah Hasan, Mendagri Suryadi Sudirja, Gubernur Jawa Barat R Nuriana dan Juru Bicara Kepresidenan Wimar Witoelar. Abdurrahman mengatakan perbedaan pendapat dirinya yang menyatakan Ajinomoto halal, sementara MUI (Majelis Ulama Indonesia) menyatakan haram, itu tidak menjadi masalah. ''Beda pendapat dalam masalah hukum Islam sudah lama ada, dan tidak menjadi masalah, bahkan menjadi rahmat.'' Menurut Presiden, dalam hukum Islam, seseorang yang berijtihad dalam menetapkan hukum, akan mendapat dua pahala kalau benar, dan satu pahala kalau salah. Karena itu, baik dirinya maupun MUI akan mendapat pahala dalam masalah Ajinomoto tersebut |
