emang di Indonesia belum jamak utk pay per byte, barangkali bisa kalau dia menggunakan IM3 sbg sarana. BTW, benar si Mas Taufan, ada orang yg tidak memiliki fasilitas browsing atau kalau browsing lamanya minta ampun.
Soal Muhammadiyah, biarkan sajalah, apapun yg terjadi mereka tetap saudara kita, nggak usah dikomentari. Mereka toh ada dasarnya yaitu hisab. ----- Original Message ----- From: Mohamad Riza Ishar <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, November 15, 2001 8:49 PM Subject: Re: [UNDIP] Invasi Pemikiran > wah kalo yang protes itu belum menghargai harga bandwith di indonesia.. ;) > di indonesia belum jamak kali ya... pay per download.. kaya tivi gitu pay > per view.. ;) jadinya belum bisa menghargai bandwith... > > eniwe slamat berpuasssaaaa... :) akhirnya pemerintah bilang 1 ramadhan hari > sabtu.. :p mau ikut muhammadiyah tapi hillal belum nampak.... masa ya puasa? > -------------------------- Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 196 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
