Mirza Indianto wrote:
> Lha wong foto kita kalau di injak2 seseorang dengan sengaja kita pasti
> marah, apalagi foto Presiden dan Wapres. Makanya demo ya demo tapi ya harus
> ada sopan santunnya, kalau hal itu dibiarkan khan bisa jadi liar!!!!!.
>
> Mirza
>
Eko Raharjo:
Pengertian ini terbalik. Orang biasa kalau fotonya diinjak-injak punya hak
untuk marah (tentu saja boleh tidak marah). Tetapi kalau foto Presiden atau
Wapres diinjak ybs harus tidak boleh marah, sebab mereka adalah pejabat
negara yang telah disumpah untuk serve the people. Atas jabatannya itu
mereka mendapat segala macam privilege yang orang biasa tidak punya;
misalnya foto mereka dipasang dikantor-kantor pemerintah atau bahkan
bisa tertera di mata uang seratus ribuan, sepuluh ribuan, cepekan, mangpi,
dst. Sedangkan fotonya pak Ibnu paling hanya dipasang di rubrik cari jodoh.
Oleh karena itu semestinya tidak ada masalah bagi Presiden dan wapres kalau
ada rakyat (yang memberi kuasa dan privilege kepada mereka) karena suatu
alasan menjadi marah dan menginjak-injak foto mereka.
Lewat TV documentary saya melihat kepala-kepala negara seperti Jerman
(Helmut Kohl), kalau tidak salah juga Kanada (Chretien?) yang malahan
dilempar telur busuk kemukanya. Namun justru disinilah kebesaran jiwa
seorang pemimpin diukur. Apakah mereka itu benar-benar pemimpin
yang sejati yang mengabdi kepada kepentingan rakyat atau sesungguhnya
orang-orang yang bermental "ndoro" yang kebetulan kejatuhan "ndaru"
menjadi Presiden sehingga maunya cuma dilayani, dihormati, dibebeki
dan dijilati.
Tentu saja Presiden juga punya hak-hak sama didepan hukum, dia bisa
menuntut dan dituntut. Kalau ada perlakuan dari pihak mana saja yang
dirasa melanggar yang merugikan hak-hak nya, penyelesaiannya sekali
lagi adalah secara hukum. Dengan melewati proses hukum yang impartial
(tidak memihak). Solusi yang ditawarkan oleh Menaker Jacob Nuwa Wea
adalah cara-cara preman yang tidak mengindahkan aturan dan hukum.
Memang sangat memprihatinkan bahwa ditengah usaha susah payah
untuk menegakkan supremasi hukum, seorang menteri negara kok malah
pamer kelakuan anarkisnya. Ini namanya kabinet dagelan!
Saran saya kepada para demonstran agar siap bawa kulit pisang dan kamera.
Kalau dikejar Jacob, lempar kulit pisang. Foto kalau dia terjengkang
dengan perut terbuka, apalagi kalau udhelnya dithothol pitik.
Salam,
Eko Raharjo
>
> > -----Original Message-----
> > From: Ibnu Widiyanto [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Wednesday, June 26, 2002 11:20 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [UNDIP] Jacob Nuwa Wea
> >
> > Hi all:
> >
> > Saya sangat menyesalkan ucapan bung Jacob Nuwa Wea, Menaker (?), yang akan
> >
> > buka baju dan mengejar demonstran ke rumah seandainya ada demonstran yang
> > menginjak-injak foto presiden dan wapres. Ngajak gelut kali ya? Atau mau
> > ngasih uang??
> >
> > Katanya dia dari PDIP, partainya demokrat, kok omongannya kayak gitu ya.
> >
> > Pemimpin politik di Indonesia dan simpatisannya rupanya belum kebal kritik
> > ya.
> > Bentuk kritik itu khan macam-macam. Ada yang beda pendapat. Ada yang
> > "ngenyek". Ada yang "sinis". Kalau hal-hal seperti itu dibuat masalah,
> > kapan
> > kita bisa menerima perbedaan.
> >
> > Mungkin televisi Indonesia perlu menayangkan program "This Hour Has 22
> > Minutes" atau "Royal Canadian Air Farce".
> >
> > Kapan kritik silogisme diperbolehkan di Indonesia kalau pemimpin
> > politiknya
> > "nggombal".
> >
> > Hanya sekedar prihatin.
> > Salam prihatin
> >
> > IW
> >
> >
> > --------------------------
> > Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 420
> > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
>
> --------------------------
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 422
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 425
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id