Jangan bandingkan negara yang sudah beradab dengan yang biadaaaabbbb....



--- "hendra" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Benar mas Ressa, saat ini adik saya ada yg kuliah di Belanda disana selama 2
>minggu dia menjalani masa orientasi dg tour ke beberapa tempat seperti
>museum, tempat wisata dsb. Yg terakhir kemarin dia dibawa ke tempat wisata
>seperti "DUFAN" kalo di Indonesia, kemudian disuruh untuk membuat proposal
>investasi (tempat wisata tsb) & juga menilai proposal mana yg
>terbaik.diantara 1 kelompok groupnya. Dan masih banyak lagi namun adik saya
>sangat enjoy dg program ini.
>
>----- Original Message -----
>From: Ressa Yanuardin Widiyatmoko <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: 30 August, 2002 11:00 AM
>Subject: RE: [UNDIP] Re: PUBLIC INQUIRY UNTUK SICILIA!
>
>
>Mas Hertoto Eko, saya juga bekas anak FE Undip '97 dan saya juga salah
>satu korban perploncoan liar, padahal waktu itu sudah ada Ospek sudah
>diselenggarakan secara resmi. Berarti Ospek yang resmi tidak menjamin
>akan hilangnya perploncoan liar itu. Menurut saya Lebih baik Ospek
>diadakan secara ilmiah karena di kampus, para mahasiswa baru itu akan
>dilatih cara berpikir ilmiahnya. Mungkin gambaran kasarnya Ospek seperti
>Tour/Karyawisata ke museum-museum dimana banyak info mengenai kampus
>yang akan diperkenalkan kepada mahasiswa baru itu.
>
>Ressa Yanuardin Widiyatmoko
>PT. Televisi Transformasi Indonesia
>Jl. Kapt. P. Tendean Kav 12-14A
>Jakarta 12790 - Indonesia
>Telp. (021) 79177000 ext. 5122/5125
>
>
>-----Original Message-----
>From: Hertoto Eko Prasetyotomo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Friday, August 30, 2002 9:49 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: RE: [UNDIP] Re: PUBLIC INQUIRY UNTUK SICILIA!
>
>Memang serba sulit Pak Ibnu. Salah seorang dosen saya di FE UNDIP pernah
>bilang kalo dilarang, nanti malah akan ada praktek praktek perploncoan
>liar
>(yang katanya lebih sulit dikontrol).
>
>Tapi apakah hal tersebut bukan sekedar sembunyi dari ketidakmampuan
>mengontrol mahasiswa. Saya pikir, kampus harus berani. Toh saluran
>terhadap
>itu sudah ada. Ada yang melakukan tindakan kriminal akibat tidak puas
>karena
>ospek dilarang, toh bisa minta pihak yang berwajib menangani.
>
>---
>Mungkin para alumni undip perlu mengambil tindakan ketimbang sekedar
>diskusi. Membuat petisi misalnya, yang menekan pihak universitas agar
>meniadakan praktek-praktek perploncoan semacam ini. Jadi tidak sekedar
>sebatas diskusi di mailing list ini saja.
>
>Hertoto Eko
>
>
>
>Ibnu Widiyanto writes:
>
>> Arogansi universitas (baca:mahasiswa) rupanya sedang terjadi dalam
>praktik
>> pengenalan kampus kepada mahasiswa baru.
>>
>> Dilarang salah nggak dilarang salah.
>> Contohnya Rektor ISI yang membatalkan kegiatan pengenalan kampus ini
>akhirnya
>> kena getahnya. Kampus ISI diobrak-abrik.
>>
>> Contoh lain waktu dosen Undip mengingatkan senior yang menggojlog
>mahasiswa
>> baru sehabis acara pembukaan di Tembalang akhirnya sang dosen
>di"tantang".
>>
>> Kalau kegiatan pengenalan kampus ini dibiarkan tanpa kontrol, kasus
>Cisilia
>> ini bisa terjadi dimana-mana. Dan dia bukan satu-satunya korban
>praktik
>> "perploncoan" ini. Dulu mahasiswa ITB juga ada yang meninggal dunia.
>>
>> Salah satu solusi yang dipakai dipakai adalah ganti model pengenalan
>kampus
>> ini dengan cara elektronik. Maksudnya baik dari pengisian KRS, lokasi
>kampus
>> dls. semuanya disediakan via website. Dengan cara itu maka tidak ada
>yang
>> namanya keterlibatan mahasiswa lama dalam pengenalan kampus. Semuanya
>serba
>> elektronik.
>>
>> Hari pertama sekolah ya langsung saja kuliah. Untuk ini juga perlu
>direformasi
>> mental dosen yang sering mbambung mengajar.
>>
>> Untuk perbaikan bersama, perlu agaknya diadakan perubahan sistem dan
>mental
>> yang lebih  modern.
>>
>> Bagaimana?
>>
>> IW
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #66
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #69
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #72
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
>
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #76
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id

_____________________________________________________________
Get email for your site ---> http://www.everyone.net

_____________________________________________________________
Promote your group and strengthen ties to your members with [EMAIL PROTECTED] by 
Everyone.net  http://www.everyone.net/?btn=tag

---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #80
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke