Saya setuju agar PEKIK jagan dijadikan tempat
untuk penanaman doktrin2 dari oraganisasi tertentu
dari mahasiswa.
Seharusnya PEKIK dapat membuat agar para mahasiswa
baru menjadi interest terhadap kegiatan perkuliahan.
--- Roysnovie S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Apakah semua mahasiswa Undip adalah anak
> konglomerat?
>
> Apakah petingi2 Undip tidak punya power dan takut
> pada mahasiswanya yang anak pejabat?
>
> IRONIS .......
>
>
> Ada Apa dengan Pekik? (3-Habis)
> Mahasiswa Pas-pasan Terpaksa Utang
>
>
>
> PELAKSANAAN pengenalan kehidupan ilmiah kampus
> (pekik) selain menyita waktu dan tenaga juga membuat
> mahasiswa baru harus mengeluarkan uang cukup banyak.
> Mahasiswa anak orang mampu bisa mengatasi kekurangan
> uang dengan mendatangi bank di dekat kampus atau
> mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM).
>
> Namun bagi mahasiswa dari keluarga pas-pasan,
> seperti almarhumah Cisilia Puji Rahayu, masalah itu
> tentu menjadi besar. "Uang saku yang diberikan orang
> tua saya sudah habis pada hari pertama pelaksanaan
> pekik. Sebab, sebelumnya mahasiswa senior
> mengharuskan kami melaksanakan kegiatan prapekik.
> Untung, ada teman baik hati meminjami uang," kata
> seorang mahasiswi baru Fakultas Ekonomi Undip yang
> enggan disebutkan namanya.
>
> Sebagai mahasiswa yang mengaku datang dari daerah
> (eks Karesidenan Kedu), dia benar-benar kelabakan
> ketika mahasiswa senior memberikan tugas nonilmiah
> yang membutuhkan biaya.
>
> "Senior itu kalau nyuruh aneh-aneh. Kami harus
> mengenakan kaus kaki kuning, membuat nasi tumpeng
> kuning lengkap dengan berbagai lauk-pauk, membawa
> biskuit Roma, 2,5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1/2 kg
> minyak goreng, dan dan mengumpulkan baju pantas
> pakai. Habis deh uang saku saya."
>
> Penuturan senada diungkapkan mahasiswa baru Fakultas
> Ekonomi Undip yang lain. Warga eks Karesidenan
> Pekalongan ini mengaku beruntung dibekali kartu ATM
> oleh orang tuanya. Ketika kekurangan uang, dia
> tinggal mengambil di ATM depan Undip. "Namun antrean
> panjang banget. Untuk mengambil uang membutuhkan
> waktu setengah jam lebih," kata dia. Selama
> mengikuti kegiatan yang dibuat mahasiswa senior itu,
> dia mengaku benar-benar lelah fisik dan mental.
>
> "Saya harus berangkat pukul 06.00 dan pulang malam.
> Paling cepat, ya pukul 22.00. Itu pun setelah
> tugas-tugas ilmiah yang dibebankan ke setiap
> kelompok rampung kami kerjakan. Di rumah saya harus
> mempersiapkan barang-barang yang diminta senior
> untuk kami bawa besok pagi."
>
> Banyak Pelanggaran
>
> Sebenarnya jadwal pelaksanaan pekik yang ditetapkan
> Rektorat Undip hanya pada 20-21 Agustus.
> Kenyataannya banyak mahasiswa senior membuat program
> pra dan pascapekik.
>
> Hal itu antara lain dilaporkan Koordinator Forum
> Mahasiswa Merdeka (FMM) Hamdani Nasution, lembaga
> advokasi mahasiswa Fakultas MIPA Undip.
>
> Sungguhpun mahasiswa senior membuat program pra dan
> pascapekik, Fakultas MIPA tak bertindak tegas.
>
> "Dekanat juga tidak bertindak tegas terhadap
> pelaksanaan kegiatan pra dan pascapekik. Di samping
> itu, dalam pelaksanaan kegiatan ilegal itu banyak
> pelanggaran yang bersifat fisik dan psikis. Seperti
> bentakan para senior yang menyuruh mahasiswa baru
> push up saat bersalah dan melakukan tugas-tugas
> lain," kata dia.
>
> Selain itu, lanjut dia, juga ada penarikan sejumlah
> dana di luar kesepakatan. Dalam catatan FMM, ada
> kegiatan pra dan pascapekik yang sama-sama dilakukan
> dua hari. Seorang mahasiswa baru Jurusan Fisika
> kehilangan sepeda motor saat mengikuti pekik dan tak
> ada yang bertanggung jawab.
>
> "Ada pula mahasiswa baru diperintah seniornya secara
> paksa membeli rokok. Alasannya, dia tak mengikuti
> prapekik. Pembantu Dekan III tidak menindaklanjuti
> laporan anggota FMM dan seorang mahasiswa baru
> Jurusan Matematika."
>
> Karena itu dia meminta rektorat menindaklanjuti
> laporan FMM mengenai berbagai kegiatan yang tak
> sesuai dengan aturan resmi yang dikeluarkan
> rektorat.
>
> Solidaritas
>
> Namun sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Undip
> menyatakan kegiatan pra dan pascapekik juga
> bermanfaat. "Karena mahasiswa baru merasa teman
> senasib akhirnya tercipta solidaritas tinggi. Di
> antara kami sudah terbiasa saling menolong dan
> bekerja sama dalam segala hal," kata seorang
> mahasiswi asal eks Karesidenan Surakarta.
>
> Di samping itu, kata dia, berbagai hal selama
> mengikuti kegiatan itu baik negatif maupun positif
> bisa menjadi kenangan tersendiri. "Memang berat
> mengikuti kegiatan itu. Tetapi bisa saya ceritakan
> ke anak-cucu kelak. Cuma yang saya sesalkan ada
> senior terlalu galak kepada yunior. Padahal, tanpa
> itu mahasiswa baru tetap hormat pada senior."
>
> Kendati menerima lebih banyak tekanan fisik daripada
> unsur pendidikan, mahasiswa yang pernah melakoni
> dengan "mulus" mengenang itu sebagai romantisme.
> Widiarto, mahasiswa Fakultas Ekonomi Undip angkatan
> 1993, mengaku ospek menumbuhkan rasa kebersamaan.
>
> "Teman-teman seangkatan bisa saling kenal lebih
> cepat. Merasa senasib ketika harus mencari
> bahan-bahan untuk tugas. Rasa dendam memang ada.
> Tetapi saya tidak membalas pada adik angkatan," ujar
> dia, yang kini bekerja di sebuah perusahaan
> terkemuka di Semarang.
>
> Apa pun namanya, kegiatan mahasiswa baru kerap
> mengundang banyak kekonyolan tersendiri. Tetapi
> ketika kegiatan itu berisiko, bahkan membuat peserta
> stres, masihkah bakal dilanjutkan? Tidak adakah
> kegiatan akademis lain yang lebih menekankan
> penanaman nilai intelektualitas? Kegiatan itu
> semestinya tidak berisi doktrin untuk menanamkan
> pengaruh sebuah gerakan mahasiswa.
>
> "Lebih baik peserta diberi kebebasan memilih mata
> kuliah lewat windows shopping misalnya. Mahasiswa
> baru dibebaskan mengikuti kuliah di fakultas selama
> setengah semester untuk menentukan pilihan
> selanjutnya," ujar dosen Fakultas Sastra Undip, Agus
> Maladi Irianto.(Ali Arifin Muhlish, Agus Toto
> Widyatmoko-64g)
>
>
>
_____________________________________________________________
> Get email for your site ---> http://www.everyone.net
>
>
_____________________________________________________________
> Promote your group and strengthen ties to your
> members with [EMAIL PROTECTED] by Everyone.net
> http://www.everyone.net/?btn=tag
>
>
---------------------------------------------------------------------
> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
> - Seq. #77
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList
> http://www.undip.ac.id
>
>
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Finance - Get real-time stock quotes
http://finance.yahoo.com
---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #83
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id