dudung kuncoro wrote:
> Ya jelas kebohongan dong Pak Nas (kebohongan terhadap seekor ayam)
>
That's right! but is that a big deal? since we kill millions chicken everyday!
Apakah agama Islam mengurusi hubungan sosial antara manusia dan ayam?
Kepercayaan dan moral islam mengajarkan untuk menyembelih ayam
atau kambing dengan cara-2 yang halal (pakai doa dsb), namun itu
hubungan antara predator and prey bukan hubungan sosial yang sejajar.
Hampir tiap hari saya dan keluarga (istri dan anak) berbohong pada anjing.
Sering anjing kami bandel tidak mau dipanggil masuk, maka "diakali"
dengan pura-pura bawa leash (tali) dan membuka pagar seolah-olah mau
diajak jalan-jalan sehingga serta merta dia akan lari mendatangi dan duduk
manis. Dasar anjing. diakali hampir tiap hari tapi ya mau saja :). Terus
terang meskipun saya technically "ngapusi" namun karena itu terhadap
anjing (binatang) secara moral saya tidak pernah merasa terusik (tertekan
dsb).
Sepanjang pengalaman saya, bung Nasrulah adalah orang yang paling
kreatif di mailing list mana saja yang pernah saya ikuti. Kali ini
mungkin bung Nas perlu lebih realistis misalnya dengan contoh
hubungan antara manusia misalnya mengenai "white lies", dimana
dalam situasi tertentu orang terpaksa berbohong terhadap sesama
manusia (bukan ayam) demi "kebaikan" bersama. Sejauh mana hal
ini masih white, dimana batas blacknya dan dimana pula gray areanya?
Bolah-boleh saja kalau ini ditinjau dari pandangan agama Islam,
moral secara umum, common sense dsb.
Eko Raharjo
>
> > -----Original Message-----
> > From: Nasrullah Idris [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Tuesday, October 01, 2002 7:47 PM
> > To: ** MILIS UNDIP
> > Subject: [UNDIP] aPAKAH iNI kEBOHONGAN?
> >
> > Banyak orang menangkap ayam dengan jalan memberi kesan ada beras pada
> > tangannya sambil mengeluarkan suara "krrrrrrrrrrrr ....
> > krrrrrrrrrrr ...... Krrrrrrrrrr ....". Padahal di telapak tangannya nggak
> > ada apa-apa.
> >
> > Maksudnya ya apalagi kalau bukan untuk bisa cepat ditangkap.
> >
> > Apakah itu termasuk kebohongan? Bagaimana pula ditinjau dari hukum Islam?
> >
> >
> >
> > Wassalam,
> >
> > Nasrullah Idris
> > -----------------
> > Sumber Inspirasi : Fauzan Azima
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #148
> > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
> >
> >
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #151
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #152
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id