Saya kagum terhadap Hitler, Slobodan Milosevic, dan mantan tokoh apartheid di
Afsel.
Apa yang saya kagumi?
Kemampuannya memperlihatkan sosok orang yang sopan-santun.
Ketika masa remaja pun, mereka dianggap sebagai sosok yang ramah, serta lemah
lembut dalam tutur kata.
Padahal kita lihat sendiri, merekalah tokoh rasialis abad 20. Penjahat berdarah
dingin.
Mereka sama-sama menganggap sekelompok etnis tertentu tidak pantas lahir ke bumi
ini. Karena itu perlu dibantai.
Ini hendaknya dijadikan renungan. Melihat kepribadian orang itu jangan
berdasarkan tutur katanya saja.
Salam,
Nasrullah Idris
---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #169
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id