----- Original Message -----
Sent: Monday, March 01, 2004 3:58
PM
Subject: RE: [UNDIP] HOT TOPIK? Re:
[UNDIP] Jalan Selamat
Kalo gitu sekalian pamit deh...... biar kinerjanya lebih
bagus tak undur
diri dulu untuk sementara waktu dari milis....
(hehehe.... bener begitu kan
mbak ?)
Terima kasih atas semua
komentar dan tambahan informasi dari Bapk2 dan
Ibu
sekalian....
Salam,
Mei
At 02:32 PM 3/1/2004 +0700,
you wrote:
>Hahaha... bener juga ya ?
>
>At 10:30 AM
3/1/2004 +0700, you wrote:
>>Betul.... Tapi kalo jam kantor lalu
hanya buat ngomongin msh SARA....
>>
>>Lalu mau dimanakan
kinerja kita buat bangsa
sendiri.....!!!!
>>
>>-----Original
Message-----
>>From: mei [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>>Sent: Monday,
March 01, 2004 10:16 AM
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject:
RE: [UNDIP] HOT TOPIK? Re: [UNDIP] Jalan
Selamat
>>
>>
>>Eko Raharjo wrote
:
>>Saya justru berpendapat
>>orang Indoensia kurang
berani berdiskusi mengenai SARA padahal
>>SARA merupakan masalah
besar dan punya dampak besar
>>dalam hampir seluruh aspek kehidupan
masyarakat. Lha kalau
>>orang-orang pad tutup mata dan telinga
mengenai hal tsb ya kan
>>malah gampang dibodohi dan disetir
saja.
>>
>>======================
>>
>>Bisa
jadi orang Indonesia bukan hanya kurang berani berbicara ttg SARA
tapi
>>mungkin malah menabukan bicara masalah itu karena memang
kondisi masyarakat
>>kita yang belum siap untuk menerima
itu...
>>
>>Menurut opini saya masyarakat kita ini belum
cukup dewasa dalam hal
>>menerima informasi, menerima kritik,
berbeda pendapat dan menyampaikan
>>pendapat. So untuk berbicara
masalah SARA ujung2nya bisa ke
pengadilan....
>>
>>Bagaimana saya bisa menyimpulkan bahwa
masyarakat kita ini sudah dewasa
>>dalam hal menerima informasi
kalo Kasus "Kolor Ijo" saja masih ditanggapi
>>dengan gegap gempita
yang membuat para wanita metropolitan harus berburu
>>daun kelor
?
>>
>>Bagaimana saya bisa menganggap bahwa masayarakat
kita ini bisa menerima
>>kritik. lha wong penggedenya saja banyak
yang belum bisa menahan emosi saat
>>dikritik, mau bukti ? lha itu
kalo satu mengkritik yang lain menjawab
>>dengan nada tinggi dan
begitu sahut menyahut dengan nada semakin tinggi
>>(itu yang di
koran...) kalo yang di Tipi ya bahkan ada yang sampek
beradu
>>fisik karena saking nggak bisa menahan emosi.... apalagi
masyarakatnya ?
>>
>>Bagaimana saya bisa mengatakan kalo
masyarakat juga sudah begitu pandai
>>menyampaikan pendapat kalo
mereka bisanya hanya demo dan kadang2 membuat
>>rasa tidak
simpatik..... bagaimana tidak ? wong saya saja sering kalo
>>ketemu
rombongan demo merasa deg2an takut mobil dipukul2 pake
kayu....
>>(kalo cuma digedor2 pintunya mah
sering....)
>>
>>Rasanya saya setuju dengan lagu kanak2 "
It's not all about the win or
>>loose... It's all how you play the
game... always be good sport cuz
>>everybody is trying the
same....."
>>
>>Apa perlu ada tambahan pelajaran ttg budi
pekerti di sekolah ? yang
>>mengajarkan bagaimana sopan santun
dalam menyampaikan pendapat, bersikap
>>sportif saat menerima
kekalahan, dan mentoleransi perbedaan ? Konon katanya
>>sih orang
Asia itu lebih pinter dalam hal matematika dibanding
orang
>>"western" karena sekolah di Asia tuh katanya lebih banyak
diajarkan masalah
>>berhitung drpd masalah sosial.. (bener enggak
sih ?) makanya orang2
>>"western" katanya lebih bisa bersikap
sportif...... Kalo aku sih secara
>>pribadi mencari pembuktian
dengan mengatakan "lain punya bos orang kita
>>sendiri sama
punya bos bule..... sewaktu saya punya bos bule kalo salah
>>dengan
sportif dia bilang minta maaf saya salah ... Tapi kalo bosnya
orang
>>kita sendiri ada joke Aturan ttg Boss...."yang
pertama boss tidak pernah
>>salah dan kedua kalo Boss salah, liat
lagi aturan yang pertama"...... Ini
>>hanya sekadar potret kecil
ttg sportifitas ....
>>
>>Berhubung yang nulis juga merasa
belum dewasa dalam hal ini, ya mohon
>>dimaafkan saja kalo salah
....
>>
>>Salam,
>>Mei
>>
>>
>>--------------------------------------------------------------------------
>>Milis
Archive: http://archive.undip.ac.id
- Forum: http://forum.undip.ac.id
>>to
unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
- Seq. #1454
>>DIPONEGORO UNIVERSITY
MailingList
http://www.undip.ac.id
>>
>>
>>--------------------------------------------------------------------------
>>Milis
Archive: http://archive.undip.ac.id
- Forum: http://forum.undip.ac.id
>>to
unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
- Seq. #1461
>>DIPONEGORO UNIVERSITY
MailingList
http://www.undip.ac.id
>
>
>--------------------------------------------------------------------------
>Milis
Archive: http://archive.undip.ac.id
- Forum: http://forum.undip.ac.id
>to
unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
- Seq. #1464
>DIPONEGORO UNIVERSITY
MailingList
http://www.undip.ac.id
>
--------------------------------------------------------------------------
Milis
Archive: http://archive.undip.ac.id
- Forum: http://forum.undip.ac.id
to
unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED]
- Seq. #1469
DIPONEGORO UNIVERSITY
MailingList
http://www.undip.ac.id