Ada yang dilupakan Mbak Mey......... emang buat film, lagu yang di tuangkan ke dalam DVD or CD itu modalnya kentut doang? ( alias gratis).
Kalo dipikir lagi siapa yang untung siapa yang di untungkan siapa yang ngambil untung ya?
mei <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
mei <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saat saya bbrp hari lalu sedang di airport tanpa sengaja saya menemukan
dvdnya film passion of christ. Saya pikir wong ini pernah jadi topik hangat
di milis dan memang sedang saya cari tanpa pikir panjang langsung saja saya
ambil. Wah aku pikir lumayan juga dvdnya udah keluar..... dan ternyata yang
lebih lumayan lagi sewaktu saya tanya harganya yang cuma 25 ribu perak.
sewaktu saya tanya ini bajakan ya mbak.... si penjual cuma senyum2 saja....
saya sih sempet bergumam lho... katanya di indonesia sudah mulai
ditertibkan ..lha kok ini malah dijual di airport. Begitu selesai
bertransaksi si penjual bahkan memberikan garansi kalo nggak bisa distel
bisa ditukar..... wah.... bener2 after sales service yang bagus ...
walhasil dvd saya coba dan ternyata betul2 luar biasa.... baik kualitas
gambar maupun soundnya.... nggak ada beda sama dvd asli yang kalo beli di
toko masih berlabel ratusan ribu.....
Terlepas dari isi film yang menurut saya memang dibuat untuk sebuah karya
film yang notabene mampu membuat mata saya bengkak karena menangis terus
sepanjang pemutaran film, meskipun mungkin bukan hal yang baik dengan
berpartisipasi membeli barang2 bajakan tapi sebagai seorang user tentunya
saya amat sangat diuntungkan dengan beredarnya dvd bajakan itu. saya bisa
nonton lebih dulu karena di bioskop rasanya kok belum nongol dan tentunya
dengan harga yang sangat murah dan kualitas disknya yang bagus. Kalo selama
ini saya menghindari cd & vcd bajakan krn kualitasnya memang bisa membuat
vcd player cepet rusak, lha tapi kalo ternyata yang dvd bajakan bisa
sebagus itu ya ....bisa jadi akan semakin banyak yang mempertimbangkan
untuk memilikinya....
Yang sering jadi pertanyaan saya dalam hati.... sebetulnya siapa sih yang
diuntungkan dan siapa yang dirugikan... dengan beredarnya barang2 bajakan ?
kalaupun yang barang bajakan tidak beredar apa penjualan akan
automatis terdongkrak..? rasanya sih orang membeli barang bajakan itu
karena alasan harga terjangkau dengan kantong. Tapi kalo untuk seorang yang
menjadi penikmat musik ataupun film alasan harga akan menjadi nomor dua
karena yang pasti akan lebih memperhatikan kualitas barang. Saya enggak
tahu apa di negara2 semacam amrik gitu ada juga barang bajakan.
Wah maaf ya kalo bosan baca tulisan saya..... karena emang saya ini nggak
bisa jadi member milis yang cuma pasif aja ato penikmat baca tulisan orang
doang....
Salam,
Mei
--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1982
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
Muhamad Thohar Arifin, MD
Dept of Neurosurgery, Hiroshima University Japan
1-2-3 Kasumi Minami-ku Hiroshima Japan 734-8551
81-82-257-5227 fax 81-82-257-5229 home 81-82-264-0502
cell 81-90-6171-6000
[EMAIL PROTECTED]
www.talk.to/thohar or www.thohar.tk
Dept of Neurosurgery, Hiroshima University Japan
1-2-3 Kasumi Minami-ku Hiroshima Japan 734-8551
81-82-257-5227 fax 81-82-257-5229 home 81-82-264-0502
cell 81-90-6171-6000
[EMAIL PROTECTED]
www.talk.to/thohar or www.thohar.tk
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business $15K Web Design Giveaway - Enter today
