Mbak Mei Yth,
Yang saya tercengang itu ketika di Kuala Lumpur ternyata buanyak yang
jual DVD bajakan ..
Padahal kan hukum di Malaysia jauuuuhhhh lebih "dilaksanakan" daripada
di Indonesia .. Tapi buktinya .. bocor juga ..(walaupun tidak di
airport)
Apalagi Indonesia ..
Mimpi kali yeeee .. hehe ..


-----Original Message-----
From: mei [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, April 06, 2004 12:20 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [UNDIP] DVD bajakan

Saat saya bbrp hari lalu sedang di airport tanpa sengaja saya menemukan 
dvdnya film passion of christ. Saya pikir wong ini pernah jadi topik
hangat 
di milis dan memang sedang saya cari tanpa pikir panjang langsung saja
saya 
ambil. Wah aku pikir lumayan juga dvdnya udah keluar..... dan ternyata
yang 
lebih lumayan lagi sewaktu saya tanya harganya yang cuma 25 ribu perak. 
sewaktu saya tanya ini bajakan ya mbak.... si penjual cuma senyum2
saja.... 
saya sih sempet bergumam lho... katanya di indonesia sudah mulai 
ditertibkan ..lha kok ini malah dijual di airport. Begitu selesai 
bertransaksi si penjual bahkan memberikan garansi kalo nggak bisa distel

bisa ditukar..... wah.... bener2 after sales service yang bagus ... 
walhasil dvd saya coba  dan ternyata betul2 luar biasa.... baik kualitas

gambar maupun soundnya.... nggak ada beda sama dvd asli yang kalo beli
di 
toko masih berlabel ratusan ribu.....

Terlepas dari isi film yang menurut saya memang dibuat untuk sebuah
karya 
film yang notabene mampu membuat mata saya bengkak karena menangis terus

sepanjang pemutaran film, meskipun mungkin bukan hal yang baik dengan 
berpartisipasi membeli barang2 bajakan tapi sebagai seorang user
tentunya 
saya amat sangat diuntungkan dengan beredarnya dvd bajakan itu. saya
bisa 
nonton lebih dulu karena di bioskop rasanya kok belum nongol dan
tentunya 
dengan harga yang sangat murah dan kualitas disknya yang bagus. Kalo
selama 
ini saya menghindari cd & vcd bajakan krn kualitasnya memang bisa
membuat 
vcd player cepet rusak, lha tapi kalo ternyata yang dvd bajakan bisa 
sebagus itu ya ....bisa jadi akan semakin banyak yang mempertimbangkan 
untuk memilikinya....

Yang sering jadi pertanyaan saya dalam hati.... sebetulnya siapa sih
yang 
diuntungkan dan siapa yang dirugikan... dengan beredarnya barang2
bajakan ? 
kalaupun yang barang bajakan tidak beredar apa  penjualan akan 
automatis  terdongkrak..? rasanya sih orang membeli barang bajakan itu 
karena alasan harga terjangkau dengan kantong. Tapi kalo untuk seorang
yang 
menjadi penikmat musik ataupun film alasan harga akan menjadi nomor dua 
karena yang pasti akan lebih memperhatikan kualitas barang. Saya enggak 
tahu apa di negara2 semacam amrik gitu ada juga barang bajakan.

Wah maaf ya kalo bosan baca tulisan saya..... karena emang saya ini
nggak 
bisa jadi member milis yang cuma pasif aja ato penikmat baca tulisan
orang 
doang....

Salam,
Mei



------------------------------------------------------------------------
--
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum:
http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1982
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1984
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke